Read More >>"> Perceraian kontrak (Kencan settingan 1) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Perceraian kontrak
MENU
About Us  

***
Malam hari...

Krinkk...krinkk
Telepon genggam berbunyi....
Calesthane mengambil ponselnya dan mengangkat seseorang yang menghubunginya.

"Halo, bagaimana? sudah siap?" tanya Calesthane.

"Sudah, aku sudah berada didepan rumahmu," jawab Ryan.

"Sepuluh menit lagi aku turun, tunggu ya," Calesthane memakai anting mutiara nya.

Ryan mematikan teleponnya dan menunggu Calesthane didalam mobil.

Calesthane turun dari kamarnya dan berjalan menuju luar. Papi dan mami nya lebih dulu berangkat ke cafe karena mengetahui bahwa Calesthane akan dijemput oleh kekasihnya.

Saat membuka pintu, ia sempat terkejut melihat Ryan tiba-tiba ada didepannya.

"Ih... kau nih, buat aku terkejut aja," ujar Calesthane sambil mengelus-elus dadanya.

"Kamu lucu ya kalau terkejut," ledek Ryan.

"Udah ah, jangan bercanda mulu. Ngomong-ngomong aku udah terlihat cantik belum?" tanya Calesthane.

"Sudah cantik dari lahir, kalau aku bagaimana?" jawab Ryan.

"Udah sempurna. Ya sudah ayo mulai kencan settingan nya, kita harus bersikap romantis banget didepan orang tuaku ya," Calesthane merapihkan bajunya.

"Ya sudah, ayo bergandengan tangan," Ryan menggandeng tangan Calesthane.

Jantung berdebar dengan kencang. Calesthane sedikit gugup melihat perilaku Ryan, namun ini hanya untuk sementara. Mereka berdua masuk kedalam mobil lalu pergi menuju cafe yang dijadikan tempat kencan mereka.

Beberapa menit kemudian...
Akhirnya mereka sampai di cafe yang dituju. Tepatnya di cafe namaaz dining Kebayoran baru, Jakarta Selatan. Arsitektur didalamnya hampir semua berwarna hitam dan lumayan gaul untuk jajaran cafe mewah.

Ryan dan Calesthane keluar dari dalam mobil. Sebelum masuk dan menemui orang tua Calesthane, mereka membuat semua rencana dan cara menjawab pertanyaan orang tua Calesthane.

"Sudah siap belum? kalau belum kita disini dulu aja sampai kamu siap," ucap Calesthane sambil mengikat rambutnya.

"Iya sudah siap. Ini rambut panjang bagus kok malah diikat," Ryan melepaskan karet rambut yang mengikat rambut Calesthane.

Jantung berdebar semakin kencang. Calesthane benar-benar dalam keadaan gugup apalagi saat Ryan menyentuhnya seperti itu, benar-benar gugup sekali.

"Udah ah, ayo masuk," ajak Calesthane.

Ryan menggandeng tangan Calesthane. Jantung semakin berdebar kencang, namun Calesthane berusaha menahannya dan bersikap seperti biasanya.

Mereka berdua berjalan memasuki cafe sambil berpegangan tangan dengan erat layaknya kekasih seperti biasa.

"Andai ini terjadi secara asli, bukan settingan. Aku berharap ini terjadi di masa selanjutnya," ucap Ryan dalam hati.

"Aku selalu bahagia berada didekat Ryan dan aku selalu sedih berada jauh dari Ryan. Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta? tapi masa sih aku jatuh cinta dengan pria ini? sama Rey aja aku tidak merasakan hal ini tapi aku harus fokus dulu dengan acara settingan ini, jangan baper!" ucap Calesthane dalam hatinya.

Tak lama kemudian mereka sampai dimeja yang terdapat kedua orang tua Calesthane. Mereka berdua terlihat menatap tajam Ryan dengan wajahnya yang benar-benar judes.

"Astaga, menyeramkan sekali wajah mereka. Bahkan lebih serem dari para mafia," ujar Ryan dalam hati.

Calesthane dan Ryan duduk di depan orang tua Calesthane yang bernama nona Berlia dan tuan Rick.

"Hi mom, hi dad. Introduce this my boyfriend
(Hai ibu, hai ayah. Perkenalkan ini pacarku)," ujar Calesthane sambil duduk disamping Ryan.

"Hi uncle, auntie. I'm Ryan, Calesthane's girlfriend (Hai paman, bibi. Saya Ryan, pacar Calesthane)," ucap Ryan tersenyum.

"Oh okay Ryan, nice to meet you. I'm Rick, Calesthane's father (Oh oke Ryan, senang bertemu denganmu. Saya Rick, ayah Calesthane)," jawab tuan Rick.

"also introduce, I am Berlia the mother of Calesthane (perkenalkan juga, saya Berlia, ibu dari Calesthane)," jawab nona Berlia sambil menyisir rambut pendeknya.

"Yes, Auntie, nice to meet you. Auntie looks beautiful but Calesthane is still the most beautiful (Ya, Bibi, senang bertemu denganmu. Bibi terlihat cantik tapi Calesthane tetap yang terindah)," jawab Ryan sambil memandangi wajah cantik Calesthane.

Calesthane hanya bisa tersenyum dan menahan rasa gugupnya melihat Ryan yang memandanginya dengan tatapan kagum.

"Yes, you also look handsome but my husband is still the most handsome (Ya, kamu juga terlihat tampan tapi suamiku tetap yang paling tampan)," jawab nona Berlia menjawab ucapan Ryan yang sedikit menyinggungnya.

Calesthane dan Rick tertawa melihat tingkah antara Ryan dan Berlia yang saling menyindir satu sama lain.

"Hahahaha ... what are you doing? both offend each other. You guys are really cute, you match to be a couple (Hahahaha ... apa yang kamu lakukan? keduanya menyinggung satu sama lain. Kalian sangat manis, kalian cocok menjadi pasangan)," ucap Rick sambil tertawa.

"What? So Berlia's aunt partner? beautiful but fierce (Apa? Jadi pasangan bibi Berlia? cantik tapi garang)," ejek Ryan kepada nona Berlia.

"Yes, my wife is fierce. I rarely come home, when I come home, I get scolded all day long (Ya, istriku galak. Saya jarang pulang, ketika saya pulang, saya dimarahi sepanjang hari)," jawab Rick membuat lelucon mengenai nona Berlia.

"I said what, my father was very exciting to joke with (Saya mengatakan apa, ayah saya sangat asyik bercanda)," jawab Calesthane sambil tertawa.

"why is everyone laughing? no one funny knows (mengapa semua orang tertawa? tidak ada yang lucu yang tahu)," nona Berlia menggebrak meja makan.

"Sorry aunt, I just wanted to joke with my boyfriend's parents. To make you happy, don't always be serious. Oh yes, can uncle or aunt speak Indonesian? (Maaf tante, saya hanya ingin bercanda dengan orang tua pacar saya. Untuk membuatmu bahagia, jangan selalu serius. Oh ya, bisakah paman atau bibi berbicara bahasa indonesia?)," ucap Ryan menjelaskan secara sopan.

"Oh, I can't speak Indonesian because I live in America and I rarely go to Indonesia. However, it was Mama Calesthane who was fluent in Indonesian (Oh, saya tidak bisa berbahasa Indonesia karena saya tinggal di Amerika dan saya jarang ke Indonesia. Tapi, Mama Calesthane-lah yang fasih berbahasa Indonesia)," jawab tuan Rick sambil meminum segelas air soda.

"Ohh, what is Mr. Rick's profession? (Ohh, apa profesi Pak Rick?)," tanya Ryan.

"My dad's profession as an American cop, Ryan (Profesi ayah saya sebagai polisi Amerika, Ryan)," jawab Calesthane sambil memakai lipstik.

"Calesthane Do not use lipstick that is too thick, dad does not like women who wear thick lipstick (Calesthane Jangan gunakan lipstik yang terlalu tebal, bapak tidak suka wanita yang memakai lipstik tebal)," perintah Rick.

"Yes daddy, I won't wear lipstick too thick. I use it for moisturizing (Ya ayah, saya tidak akan memakai lipstik terlalu tebal. Saya menggunakannya untuk melembabkan)," jawab Calesthane sambil menutup lipstik nya.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Pillars of Heaven
33      15     0     
Fantasy
There were five Pillars, built upon five sealed demons. The demons enticed the guardians of the Pillars by granting them Otherworldly gifts. One was bestowed ethereal beauty. One incomparable wit. One matchless strength. One infinite wealth. And one the sight to the future. Those gifts were the door that unleashed Evil into the World. And now, Fate is upon the guardians' descendants, whose gifts ...
Berawal dari Hujan (the story of Arumi)
5      3     0     
Inspirational
Kisah seorang gadis bernama Arumi Paradista, menurutnya hujan itu musibah bukan anugerah. Why? Karena berawal dari hujan dia kehilangan orang yang dia sayang. Namun siapa sangka, jika berawal dari hujan dia akan menemukan pendamping hidup serta kebahagiaan dalam proses memperbaiki diri. Semua ini adalah skenario Allah yang sudah tertulis. Semua sudah diatur, kita hanya perlu mengikuti alur. ...
Teman
14      8     0     
Romance
Cinta itu tidak bisa ditebak kepada siapa dia akan datang, kapan dan dimana. Lalu mungkinkah cinta itu juga bisa datang dalam sebuah pertemanan?? Lalu apa yang akan terjadi jika teman berubah menjadi cinta?
BATAM HAIL BASKETBALL
178      61     0     
Action
Sekuel dari novel ANTOLOGIA (terbitan Intishar ©November 2018) dan ANKLE BREAKER: ORIGIN. ---------------- Aku tidak mengira, kemegahan Batam yang selama ini terbangun, adalah hasil kerja dua tangan yang seharusnya saling melawan, namun saling berjabat tangan demi suatu tujuan. Ada konspirasi antara pemerintah kota dengan Demiro The Forbidden Most Wanted yang mengendalikan sentralisasi berja...
Monday
6      6     0     
Romance
Apa salah Refaya sehingga dia harus berada dalam satu kelas yang sama dengan mantan pacar satu-satunya, bahkan duduk bersebelahan? Apakah memang Tuhan memberikan jalan untuk memperbaiki hubungan? Ah, sepertinya malah memperparah keadaan. Hari Senin selalu menjadi awal dari cerita Refaya.
Masa Lalu di Balik Bola Kristal
5      5     0     
Short Story
Sekarang aku mengerti. Tidak ada lagi alasanku untuk menolak memenuhi permintaan Livi. Aku mengerti. Andai aku terbidik panah beracun itu, pasti saat ini akulah yang sedang berada dalam kondisi sekarat.
KATAK : The Legend of Frog
2      2     0     
Fantasy
Ini adalah kisahku yang penuh drama dan teka-teki. seorang katak yang berubah menjadi manusia seutuhnya, berpetualang menjelajah dunia untuk mencari sebuah kebenaran tentangku dan menyelamatkan dunia di masa mendatang dengan bermodalkan violin tua.
Cinta dalam Hayalan Bahagia
3      3     0     
Short Story
“Seikat bunga pada akhirnya akan kalah dengan sebuah janji suci”.
The Past or The Future
3      3     0     
Romance
Semuanya karena takdir. Begitu juga dengan Tia. Takdirnya untuk bertemu seorang laki-laki yang akan merubah semua kehidupannya. Dan siapa tahu kalau ternyata takdir benang merahnya bukan hanya sampai di situ. Ia harus dipertemukan oleh seseorang yang membuatnya bimbang. Yang manakah takdir yang telah Tuhan tuliskan untuknya?
Run Away
90      15     0     
Romance
Berawal dari Tara yang tidak sengaja melukai tetangga baru yang tinggal di seberang rumahnya, tepat beberapa jam setelah kedatangannya ke Indonesia. Seorang anak remaja laki-laki seusia dengannya. Wajah blesteran campuran Indonesia-Inggris yang membuatnya kaget dan kesal secara bersamaan. Tara dengan sifatnya yang terkesan cuek, berusaha menepis jauh-jauh Dave, si tetangga, yang menurutnya pen...