Read More >>"> Enigma (Enigma | 14) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Enigma
MENU
About Us  

Elang terkekeh saat melihat Athena keluar dari dalam kelas pada jam pelajaran ketiga. Elang sudah menyelesaikan soal-soalnya sejak sepuluh menit yang lalu sehingga dia bebas melihat pemandangan di sekitarnya. Tidak ada apa-apa, kecuali Karel yang sedang sibuk mengerjakan soalnya di koridor seberang.

“Katanya ngambek?” tanya Elang.

“Gue mau keluar, suka-suka gue lah!” kata Athena jengkel.

“Yakin bukan gara-gara mau nyari ribut sama gue?” goda Elang.

“Jangan GR!” balas Athena sinis lalu setelah itu dia berjalan ke pinggir koridor dan duduk membelakangi Elang.

“Ini sih fakta,” ucap Elang.

“Jangan nyari ribut lah,” ujar Athena malas.

Elang menyandarkan punggungnya ke kursi. “Galak amat.”

“Gue masih marah ya sama lo,” ucap Athena tanpa menoleh. “Kalo lo bilang lo pinter kan gue bisa nyontek lo.”

“Jeh. Ada udang di balik rempeyek,” dengus Elang.

“Hehe. Lang, di dalem lagi ulangan fisika…” kata Athena menggantung.

“Terus?”

“Ih, gak peka,” kata Athena malas.

“Lo siapa sampe gue harus peka?” tanya Elang.

“Satu-satunya temen lo di kelas.”

“Ada Ciko,” balas Elang.

“Jadi nyamuk antara Ciko dan Elena,” kata Athena sambil tertawa.

“Mana sini soalnya,” ucap Elang mengalihkan pembicaraan.

Athena merogoh sakunya untuk mengambil kertas yang dia lipat sampai kecil. Athena membuka lipatan kertasnya dan memberikannya pada Elang.

“Ini gue menyampaikan aspirasi Ciko dan Elena juga tau.”

Sekitar lima menit Athena mununggu Elang selesai menulis di kertas kecilnya sampai akhirnya Elang menyerahkan kertas tersebut kembali pada Athena.

“Makasih, Elang!” ujar Athena girang. “Gue masuk dulu ya?” sambung Athena.

Athena berbalik untuk berjalan kembali ke kelasnya saat Elang menahan tangannya membuat Athena menoleh dan menatap Elang bingung.

“Lima menit lagi,” kata Elang. “Gue bosen,” ucap Elang sambil berdiri dan mempersilakan Athena duduk seperti yang dilakukan pangeran pada film Princess Diaries.

“Lagak lo, tong!” kata Athena sembari terkekeh dan duduk di kursi Elang.

Elang duduk di atas meja. “Tong, tong. Lo kira gue tong sampah?”

 

 

***

 

Sudah  empat hari Athena izin ke toilet setiap pelajaran untuk bertemu dengan Elang. Mau bagaimana lagi, Athena bosan di dalam kelas. Biasanya Athena selalu debat dengan Elang, tapi jika tidak ada Elang, Athena hanya diam dan melamun, mau tidurpun tidak bisa karena Ciko yang duduk di depannya sangat berisik. Selama empat hari itu juga Elang akan menahan tangan Athena saat Athena ingin kembali masuk ke dalam kelas dengan alasan bosan, padahal dengan Athena selalu debat.

“Itu sudut bibir lo kenapa?” tanya Athena yang baru melihat Elang pada jam pelajaran sebelum istirahat kedua karena Elang berada di ruang konseling dari pagi.

“Pembalasan si ketos. Dia bonyok gara-gara gue dan Karel, kemaren tiba-tiba dia nonjok gue,” jawab Elang santai.

“Aihh,” ucap Athena gemas sambil menekan sudut bibir Elang.

Elang meringis kencang. “Sakit woi!”

“Nah, sakit kan,” ucap Athena menggantung. “Makanya jangan mukul orang. Itu orang yang lo pukul juga sakit kayak gini,” lanjut Athena sambil menekan sudut bibir Elang lagi sampai tangan Athena ditepis oleh Elang.

“Gue gak bakal mukul orang kalo tuh orang gak nyari masalah,” kata Elang malas.

“Suka-suka lo deh,” ucap Athena malas. “Gue masuk dulu ya. Jangan tahan gue, lima menit lagi bel.”

Athena berjalan masuk ke dalam kelas padahal tinggal lima menit lagi bel istirahat kedua berbunyi. Athena hanya menghindari ketahuan bolos saat guru yang mengajar keluar saat bel berbunyi nanti.

Athena langsung membereskan buku-buku di atas mejanya saat masuk karena guru pelajaran sejarahnya keluar lebih cepat. Untung saja Athena masuk tepat waktu sehingga gurunya tidak melihat dia di luar untuk menemani Elang, atau lebih tepatnya debat.

“Woi! Elang, Karel! Lo berdua apa-apaan sih?!” teriak Ciko heboh saat baru saja keluar dari kelas.

Athena yang mendengar teriakan Ciko langsung penasaran dengan apa yang terjadi. Mungkin baru tiga menit yang lalu Athena berbicara dengan Elang.

Athena terpaku pada pemandangan di depannya, Elang dan Karel berantem. ”Nando…” lirih Athena dengan tatapan menerawang.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (1)
  • Citranicha

    Ceritanya ngegemesin.. bakal baca sama ending kok pasti haha...
    Karakter Athena yang unik.. keren lah hahaha

    Baca cerita aku juga ya, kalo mau hehe
    Semangat terus!

    Comment on chapter Enigma | 01
Similar Tags
Survival Instinct
14      14     0     
Romance
Berbekal mobil sewaan dan sebuah peta, Wendy nekat melakukan road trip menyusuri dataran Amerika. Sekonyong-konyong ia mendapatkan ide untuk menawarkan tumpangan gratis bagi siapapun yang ingin ikut bersamanya. Dan tanpa Wendy sangka ide dadakannya bersambut. Adalah Lisa, Jeremy dan Orion yang tertarik ketika menemui penawaran Wendy dibuat pada salah satu forum di Tripadvisor. Dimulailah perja...
Bukan Kamu
423      254     0     
Romance
Bagaimana mungkin, wajahmu begitu persis dengan gadis yang selalu ada di dalam hatiku? Dan seandainya yang berada di sisiku saat ini adalah kamu, akan ku pastikan duniaku hanyalah untukmu namun pada kenyataanya itu bukan kamu.
seutas benang merah
62      43     0     
Romance
Awalnya,hidupku seperti mobil yang lalu lalang dijalan.'Biasa' seperti yang dialami manusia dimuka bumi.Tetapi,setelah aku bertemu dengan sosoknya kehidupanku yang seperti mobil itu,mengalami perubahan.Kalau ditanya perubahan seperti apa?.Mungkin sekarang mobilnya bisa terbang atau kehabisan bensin tidak melulu berjalan saja.Pernah mendengar kalimat ini?'Jika kau mencarinya malah menjauh' nah ak...
One of The Boys
475      340     8     
Romance
Summer is here, and Mercy O\'Keefe\'s will consist of sun, sea, sand - and her cousin Blake and his friends. But for Mercy, being \'one of the boys\' is about to take on a whole new meaning.
Secret Love Story (Complete)
321      200     0     
Romance
Setiap gadis berharap kisah cinta yang romantis Dimana seorang pangeran tampan datang dalam hidupnya Dan membuatnya jatuh cinta seketika Berharap bahwa dirinya akan menjadi seperti cinderella Yang akan hidup bahagia bersama dengan pangerannya Itu kisah cinta yang terlalu sempurna Pernah aku menginginkannya Namun sesuatu yang seperti itu jauh dari jangkauanku Bukan karena t...
Haruskah Ku Mati
834      384     0     
Romance
Ini adalah kisah nyata perjalanan cintaku. Sejak kecil aku mengenal lelaki itu. Nama lelaki itu Aim. Tubuhnya tinggi, kurus, kulitnya putih dan wajahnya tampan. Dia sudah menjadi temanku sejak kecil. Diam-diam ternyata dia menyukaiku. Berawal dari cinta masa kecil yang terbawa sampai kami dewasa. Lelaki yang awalnya terlihat pendiam, kaku, gak punya banyak teman, dan cuek. Ternyata seiring berjal...
She Is Mine
13      13     0     
Romance
"Dengerin ya, lo bukan pacar gue tapi lo milik gue Shalsa Senja Arunika." Tatapan Feren makin membuat Shalsa takut. "Feren please...," pinta Shalsa. "Apa sayang?" suara Feren menurun, tapi malah membuat Shalsa bergidik ketakutan. "Jauhin wajah kamu," ucapnya. Shalsa menutup kedua matanya, takut harus menatap mata tajam milik Feren. "Lo pe...
Before You Go
8      8     0     
Short Story
Kisah seorang Gadis yang mencoba memperjuangkan sebelum akhirnya merelakan
Bandung
699      374     0     
Fan Fiction
Aku benci perubahan, perubahan yang mereka lakukan. Perubahan yang membuat seolah-olah kami tak pernah saling mengenal sebelumnya - Kemala Rizkya Utami
Balada Cinta Balado
323      203     0     
Humor
"Hidup atau dilahirkan memang bukan pilihan kita, tapi dalam HIDUP KITA HARUS MEMILIKI PILIHAN". Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kehidupanku sekarang ini. Kehidupan yang sangat Liar Binasa menyedihkan. Aku sering dijadikan bahan bertema kehidupan oleh teman dan juga keluargaku sendiri. Aku tidak pernah menyangka rencana kehidupanku yang sudah disiapkan dengan ...