Read More >>"> Enigma (Enigma | 05) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Enigma
MENU
About Us  

Athena merasa bersalah pada Elang. Tadi pagi dia iseng meminta Elang untuk membeli martabak coklat, tapi siapa sangka Elang malah menurutinya. Sudah dua jam Elang belum kembali juga, pelajaran pertama dan istirahat pertama juga sudah selesai. Jadilah Athena tidur karena tidak punya teman berbicara saat jam pelajaran fisika yang membosankan.

Athena tiba-tiba saja berdiri. “Elang bego!” teriak Athena.

Satu kelas menoleh ke arah Athena, bahkan guru yang sedang mengajar langsung melotot. Sementara Athena salah tingkah, dia menunduk lalu kembali duduk.

“Kenapa kamu tiba-tiba teriak?” tanya guru fisikanya galak, Athena berpikir, mungkin karena gurunya sedang hamil.

“Saya ketiduran, bu,” jawab Athena langsung. “Eh,” gumam Athena saat dia sadar barusan dia keceplosan.

“Bagus ya,” sinis guru fisikanya sambil mengangguk-angguk. “Saya jelasin di depan kamu malah tidur.”

Athena hanya cengengesan. “Kerjain ini, di luar!” ucap guru tersebut sambil memberikan satu lembar kertas. “Ini pelajaran kelas sepuluh, jadi harusnya kamu bisa ngerjain. Saya sekalian mau liat kemampuan kamu dan apa yang kamu pelajari di sekolah lamamu.”

Athena mengambil kertas tersebut dan meraih pensil dari atas mejanya sambil menggerutu. Athena bangkit berdiri dan berjalan keluar kelas. Athena duduk di pinggir koridor, kelasnya berada di lantai paling bawah sehingga koridornya langsung tersambung pada lapangan basket sekolahnya. Bukannya mengerjakan kertas soalnya, Athena malah meletakkan kertas dan pensil di sebelahnya dan memperhatikan beberapa orang yang sedang bermain basket. Salah satunya Ares, orang yang sudah menabrak Athena, dan satunya Archer.

Athena yang sedang memperhatikan Ares terdiam saat Ares menghentikan aktivitasnya saat tidak sengaja melihat Athena yang sedang memperhatikannya.

“Saya suruh kamu kerjain soal, bukannya ngeliatin orang main basket,” ujar guru fisikanya sambil menjewer telinga Athena.

Athena meringis sambil bangkit berdiri. “Aduh sakit, bu.”

“Udah sepuluh puluh menit, harusnya dua atau tiga nomor udah selesai.”

“Yah, bu. Ibu pikir saya mau jadi teroris pake belajar cara ngelempar bom biar tepat sasaran, terus ya, saya gak berniat nembak hulk lagian kalo saya nembak hulk juga saya mana sempat buat hitung gaya gesek sampe pelurunya berhenti karena badan hulknya kebal,” jeda, Athena menghirup napasnya karena berbicara terlalu cepat, “apalagi dari tadi saya merhatiin mereka main basket, tapi gak ngeliat mereka ngitung sudutnya du…” sambung Athena tapi tidak sampai habis karena dia sudah tertawa terbahak-bahak saat melihat kepala Ares yang terkena bola.

“Ketawa gara-gara apa?!” sinis guru fisikanya sambil mengencangkan jeweran di telinga Athena.

Athena berusaha meredakan tawanya saat dia melihat Ares yang sudah menatapya tajam, sementara Archer menghampiri Ares setelah sebelumnya ikut tertawa.

“Bukan salah gue, siapa suruh lo bengong,” kata Archer mengeluarkan pembelaannya agar terhindar dari amukan Ares.

Athena berteriak saat guru fisikanya menjewer telinganya semakin keras dan menariknya untuk berjalan.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (1)
  • Citranicha

    Ceritanya ngegemesin.. bakal baca sama ending kok pasti haha...
    Karakter Athena yang unik.. keren lah hahaha

    Baca cerita aku juga ya, kalo mau hehe
    Semangat terus!

    Comment on chapter Enigma | 01
Similar Tags
Sebuah Kisah Tentang Dirinya
57      39     0     
Romance
Setiap orang pernah jatuh cinta dan mempunya ekspetasi tinggi akan kisah percintaannya. Namun, ini adalah kehidupan, tak selalu berjalan terus seperti yang di mau
Perfect Candy From Valdan
100      81     0     
Romance
Masa putih abu-abu adalah masa yang paling tidak bisa terlupakan, benarkah? Ya! Kini El merasakannya sendiri. Bayangan masa SMA yang tenang dan damaiseperti yang ia harapkan tampaknya tak akan terwujud. Ia bertanya-tanya, kesalahan apa yang ia buat hingga ada seorang senior yang terus mengganggunya. Dengan seenaknya menyalahgunakan jabatannya di OSIS, senior itu slalu sukses membuatnya mengucapka...
Dream Space
14      13     0     
Fantasy
Takdir, selalu menyatukan yang terpisah. Ataupun memisahkan yang dekat. Tak ada yang pernah tahu. Begitu juga takdir yang dialami oleh mereka. Mempersatukan kejadian demi kejadian menjadi sebuah rangakaian perjalanan hidup yang tidak akan dialami oleh yang membaca ataupun yang menuliskan. Welcome to DREAM SPACE. Cause You was born to be winner!
Not Alone
19      19     0     
Short Story
Mereka bilang rumah baruku sangat menyeramkan, seperti ada yang memantau setiap pergerakan. Padahal yang ku tahu aku hanya tinggal seorang diri. Semua terlihat biasa di mataku, namun pandanganku berubah setelah melihat dia. "seseorang yang tinggal bersamaku."
Dieb der Demokratie
0      0     0     
Action
"Keadilan dan kebebasan, merupakan panji-panji dari para rakyat dalam menuntut keadilan. Kaum Monarki elit yang semakin berkuasa kian menginjak-injak rakyat, membuat rakyat melawan kaum monarki dengan berbagai cara, mulai dari pergerakkan massa, hingga pembangunan partai oposisi. Kisah ini, dimulai dari suara tuntutan hati rakyat, yang dibalas dengan tangan dingin dari monarki. Aku tak tahu...
ALVINO
101      74     0     
Fan Fiction
"Karena gue itu hangat, lo itu dingin. Makanya gue nemenin lo, karena pasti lo butuh kehangatan'kan?" ucap Aretta sambil menaik turunkan alisnya. Cowo dingin yang menatap matanya masih memasang muka datar, hingga satu detik kemudian. Dia tersenyum.
Meta(for)Mosis
268      155     0     
Romance
"Kenalilah makna sejati dalam dirimu sendiri dan engkau tidak akan binasa. Akal budi adalah cakrawala dan mercusuar adalah kebenaranmu...." penggalan kata yang dilontarkan oleh Kahlil Gibran, menjadi moto hidup Meta, gadis yang mencari jati dirinya. Meta terkenal sebagai gadis yang baik, berprestasi, dan berasal dari kalangan menengah keatas. Namun beberapa hal mengubahnya menjadi buru...
Violetta
11      11     0     
Fan Fiction
Sendiri mungkin lebih menyenangkan bagi seorang gadis yang bernama Violetta Harasya tetapi bagi seorang Gredo Damara sendiri itu membosankan. ketika Gredo pindah ke SMA Prima, ia tidak sengaja bertemu dengan Violetta--gadis aneh yang tidak ingin mempunyai teman-- rasa penasaran Gredo seketika muncul. mengapa gadis itu tidak mau memiliki teman ? apa ia juga tidak merasa bosan berada dikesendiri...
JEOSEUNGSAJA 'Malaikat Maut'
351      208     0     
Fan Fiction
Kematian adalah takdir dari manusia Seberapa takutkah dirimu akan kematian tersebut? Tidak ada pilihan lain selain kau harus melaluinya. Jika saatnya tiba, malaikat akan menjemputmu, memberikanmu teh penghilang ingatan dan mengirim mu kedimensi lain. Ada beberapa tipikel arwah manusia, mereka yang baik akan mudah untuk membimbingnya, mereka yang buruk akan sangat susah untuk membimbingny...
Konstelasi
38      28     0     
Fantasy
Aku takut hanya pada dua hal. Kehidupan dan Kematian.