Read More >>"> Enigma (Enigma | 20) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Enigma
MENU
About Us  

Athena berjalan cepat mengikuti langkah Ares yang lebar-lebar. Bel istirahat kedua baru saja berbunyi, kali ini bukan Ares yang datang ke kelas Athena, tapi sebaliknya, Athena yang datang ke kelas Ares untuk meminta Ares mengiringinya bernyanyi dengan bermain gitar.

“Ares,” rengek Athena. “Ayolah, ya?”

“Gak ada yang lain?” tanya Ares tanpa menoleh.

“Gak ada. Gue gak akan mau kalo ada yang lain.”

Ares berhenti melangkah dan meraih gagang pintu di sebelahnya. “Lagu apa?”

Athena diam sambil mengikuti Ares masuk ke dalam ruang musik. Ares duduk di kursi setelah mengambil salah satu gitar di sana, sementara Athena berdiri di sebelah Ares yang sedang membunyikan gitarnya.

Ares mendongakkan kepalanya. “Lagu apa?” ulang Ares.

“HP lo,” pinta Athena sambil mengulurkan tangannya.

Ares merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya, lalu menaruh ponselnya di tangan Athena yang terulur.

“Betewe, kok lo bisa bawa HP? Gak takut disita?” tanya Athena sambil mengutak-atik ponsel Ares.

“Siapa yang mau sita?” tanya Ares.

“Iya deh, iya. Siapa gitu ya yang berani sita HP lo,” ucap Athena sambil mengangguk-angguk. “Ini,” kata Athena mengembalikan ponsel Ares.

Ares menatap ponselnya untuk beberapa detik sebelum mulai membunyikan gitarnya lagi. Beberapa kali tersendat sebelum akhirnya lancar.

Athena mulai bernyanyi. “I remember the first day that we met. Your pretty eyes I can never forget. In my heart and mind, the thoughts of you, sealed and tattoed.”

Percobaan pertama selesai dengan sedikit tersendat di tengah. Athena menarik kursi ke sebelah Ares dan duduk di kursi itu. Athena memperhatikan Ares yang mencoba menghafal sambil membunyikan gitarnya.

“Acara ulang tahun Elena lusa lo dateng?” tanya Ares tanpa mendongakkan kepalanya.

“Iya,” jawab Athena singkat. “Eh, bel udah lewat lima menit,” ujar Athena panik saat dia melihat jam dinding di ruangan itu.

“Pelajaran siapa?” tanya Ares santai.

“Sejarah,” jawab Athena yang masih belum ingat semua nama guru.

Ares menaikkan sebelah alisnya. “Lo ke kelas sekarang juga udah dikunci pintunya, percuma.”

“Terus? Gue bolos?” tanya Athena.

“Terserah.”

Athena terlihat berpikir sebentar sebelum mengangguk. “Kalo gitu lo juga bolos. Kantin aja, yuk?” ajak Athena.

“Masih mau latihan?” tanya Ares sambil bangkit berdiri dengan gitar di tangan kanannya.

“Boleh,” jawab Athena.

Ares dan Athena berjalan keluar dari ruang musik untuk ke kantin. Sebenarnya niat Athena ingin beli es krim, bukannya latihan di kantin, tapi setelah Athena pikir-pikir lagi, dia tidak mau mempermalukan dirinya sendiri besok.

“Gue mau beli es krim, lo duduk aja dulu,” ucap Athena bergerak meninggalkan Ares dan berjalan cepat ke arah penjual es krim.

“Gue temenin,” balas Ares mengikuti langkah Athena.

Athena mengambil es krim yang sama dengan yang sebelum-sebelumnya, lalu membayar. Setelah itu Athena mengikuti Ares berjalan ke meja yang terletak di tengah kantin.

“Sebenernya gue mau beliin lo es krim, tapi gue inget lo gak suka es krim. Jadinya gak jadi gue beliin deh,” ucap Athena basa-basi sambil membuka bungkus es krimnya.

Ares menahan tawanya, tapi Athena tidak melihat kejadian langka itu karena sibuk dengan es krimnya.

“Bukannya gara-gara lo pelit?” tanya Ares.

Athena menatap Ares jengkel. “Jangan asal nuduh!”

“Mau coba lagi?” tanya Ares sambil membunyikan gitarnya yang dijawab dengan anggukan Athena.

Athena bernyanyi lagi, membiarkan es krimnya meleleh di tangannya.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (1)
  • Citranicha

    Ceritanya ngegemesin.. bakal baca sama ending kok pasti haha...
    Karakter Athena yang unik.. keren lah hahaha

    Baca cerita aku juga ya, kalo mau hehe
    Semangat terus!

    Comment on chapter Enigma | 01
Similar Tags
HOME
15      15     0     
Romance
Orang bilang Anak Band itu Begajulan Pengangguran? Playboy? Apalagi? Udah khatam gue dengan stereotype "Anak Band" yang timbul di media dan opini orang-orang. Sampai suatu hari.. Gue melamar satu perempuan. Perempuan yang menjadi tempat gue pulang. A story about married couple and homies.
Pisah Temu
22      17     0     
Romance
Jangan biarkan masalah membawa mu pergi.. Pulanglah.. Temu
Sweet Pea
53      39     0     
Romance
"Saya mengirim Kalian berdua ke alam itu bukan untuk merubah 'segala'nya. Saya hanya memberi jalan kearah 'happy ending'. Hanya itu." [Aku akan membenarkan yang typo secepatnya]
ATMA
17      17     0     
Short Story
"Namaku Atma. Atma Bhrahmadinata, jiwa penolong terbaik untuk menjaga harapan menjadi kenyataan," ATMA a short story created by @nenii_983 ©2020
Bottle Up
135      91     0     
Inspirational
Bottle Up: To hold onto something inside, especially an emotion, and keep it from being or released openly Manusia selalu punya sisi gelap, ada yang menyembunyikannya dan ada yang membagikannya kepada orang-orang Tapi Attaya sadar, bahwa ia hanya bisa ditemukan pada situasi tertentu Cari aku dalam pekatnya malam Dalam pelukan sang rembulan Karena saat itu sakitku terlepaskan, dan senyu...
Aku Mau
386      237     0     
Romance
Aku mau, Aku mau kamu jangan sedih, berhenti menangis, dan coba untuk tersenyum. Aku mau untuk memainkan gitar dan bernyanyi setiap hari untuk menghibur hatimu. Aku mau menemanimu selamanya jika itu dapat membuatmu kembali tersenyum. Aku mau berteriak hingga menggema di seluruh sudut rumah agar kamu tidak takut dengan sunyi lagi. Aku mau melakukannya, baik kamu minta ataupun tidak.
Should I Go(?)
220      132     0     
Fan Fiction
Kim Hyuna dan Bang Chan. Saling mencintai namun sulit untuk saling memiliki. Setiap ada kesempatan pasti ada pengganggu. Sampai akhirnya Chan terjebak di masa lalunya yang datang lagi ke kehidupannya dan membuat hubungan Chan dan Hyuna renggang. Apakah Hyuna harus merelakan Chan dengan masa lalunya? Apakah Kim Hyuna harus meninggalkan Chan? Atau justru Chan yang akan meninggalkan Hyuna dan k...
UnMate
35      27     0     
Fantasy
Apapun yang terjadi, ia hanya berjalan lurus sesuai dengan kehendak dirinya karena ini adalah hidup nya. Ya, ini adalah hidup nya, ia tak akan peduli apapun meskipun...... ...... ia harus menentang Moon Goddes untuk mencapai hal itu
Teman Kecil
9      9     0     
Short Story
Sudah sepuluh tahun kita bersama, maafkan aku, aku harus melepasmu. Bukan karena aku membencimu, tapi mungkin ini yang terbaik untuk kita.
The Secret
10      10     0     
Short Story
Aku senang bisa masuk ke asrama bintang, menyusul Dylan, dan menghabiskan waktu bersama di taman. Kupikir semua akan indah, namun kenyataannya lain. Tragedi bunuh diri seorang siswi mencurigai Dylan terlibat di dalam kasus tersebut. Kemudian Sarah, teman sekamarku, mengungkap sebuah rahasia besar Dylan. Aku dihadapkan oleh dua pilihan, membunuh kekasihku atau mengabaikan kematian para penghuni as...