Read More >>"> Be My Girlfriend? (24.) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Be My Girlfriend?
MENU
About Us  

"And suddenly all the love songs
Were about you"

•••
Vina's pov
Setelah Kyungsoo oppa berjalan dan menutupi pintu kamar mandi, situasi sudah aman.
aku langsung melompat-lompat kegirangan, mencubit tanganku sampai merah, dan berteriak tanpa mengeluarkan suara.
BISAKAH KAU BAYANGKAN KALAU HAL INI TERJADI PADAMU?
EXO dan EXOL bersama. Oh neptunus begitu baik padaku.
Aku tidak akan lagi melepas Kyungsoo oppa. Bersamanya, aku sangat senang! Dia sumur kebahagiaanku.
Walaupun sedih dia akan segera meninggalkan Indonesia, tapi aku percaya padanya melebihi apapun. Ya, aku akan selalu percaya padanya.
Aku pun berbaring di kasur, tempat Kyungsoo oppa berbaring semalaman kemarin.
Aku akan sangat merindukannya!
Setelah beberapa menit berlalu, Kyungsoo oppa keluar dari kamar mandi dengan rambutnya yang masih basah. Rambutnya memang mulai tumbuh sedikit demi sedikit, jadi mengeringkannya bukan hal yang sulit.
Aku mengamatinya saat ia mengeringkan rambutnya dengan menggosok-gosokkan handuknya. Ia memakai sweater hitam miliknya.
Sungguh, kau harus melihat aslinya, sampai kau merasa betapa sexynya Kyungsoo oppa kalau sudah memakai sweater hitam miliknya.
"Kenapa, hm?" Kyungsoo oppa kembali merangkak ke kasur dan mendekatiku.
"Kau terlihat tampan dan.. sexy." Mulut macam apa ini..
Dia tertawa melihatku dan mencium keningku sekali lagi.
"If I was your boyfriend,
I'd never let you go
Keep you on my arm girl,
you'd never be alone."
Kenapa dia tiba-tiba bernyanyi! Dia memang ingin membuat jantungku berhenti!
"I can be a gentleman,
anything you want."
Dia tidak berhenti menatapku, kami saling bertatapan dan tangannya kembali menjelajahi lenganku, lalu menciuminya.
"I want to give you marks." Dia menatapku dengan suaranya yang khas, dalam dan tenang.
"It'd be gone. But it's okay, this.." aku mengangkat tanganku dan menunjuk kepala sampai kakiku. "Is yours."
Aku tau ini terlihat cheesy, but I can't help it.
Dia tersenyum mendengarnya mulai mencium collar bone milikku, dan mulai menggigitnya, meninggalkan bekas disana.
"Sebenarnya aku tidak mau menyentuhmu sampai kita ke jenjang selanjutnya, tapi kau benar-benar membuatku kehilangan akal sehat." Dia kembali memelukku.
"Bersabarlah, hehe."
"Untuk kamu, aku selalu bersabar."
Kami pun menghabiskan waktu dengan tertidur di pelukan masing-masing.
Mendekati jam12, Kyungsoo oppa sudah memasang alarmnya dan membangunkan kami berdua.
Tangannya meraih ponselnya dan mematikan alarm.
Ia mengangkat badannya pelan, lalu memandangiku, dan mengelus rambutku.
Apakah kalian tau betapa manisnya Kyungsoo oppa?
"Tidurlah, aku akan pergi ke airport sekarang. Keep in touch, ok." Lagi-lagi ia mencium keningku, mungkin didalam keningku ada magnetnya.
Dia berdiri lalu mengambil beberapa barangnya dan memakai topi lalu maskernya.
Image
Ia mengecek apakah ada barangnya yang ketinggalan lalu menghampiriku yang sudah dalam posisi duduk manis di kasur.
"Percayalah padaku, ya? Kita tunggu waktu yang tepat. Pelan-pelan kita akan menjalaninya. Tidak perlu buru-buru, ya?" Aku menganggukkan kepalaku, tanda mengiyakan ucapannya.
Aku percaya padanya, sungguh. Dari awal, aku memang sudah percaya padanya. Meskipun ia belum memberi kepastian, tapi yang kami tau, kami memiliki perasaan yang sama dan kami akan memperjuangkan hal itu untuk kedepannya.
Ia memelukku erat dan mencium pucuk kepalaku. Sialnya tadi aku tidak keramas, tapi untungnya aku keramas kemarin. Aman. Tidak akan bau dan masih bersih.
Dia memelukku sekali lagi sampai akhirnya melepaskannya.
"Walaupun sibuk, aku akan coba menghubungimu. Kau juga, telpon aku kalau ada apa-apa, yah walaupun tidak ada apa-apa, telpon saja. Kabari aku lewat sms, ya." Aku memberikan tanda oke lewat tanganku.
"Oppa, jaga kesehatanmu, kapan-kapan aku akan ke korea kalau sempat." Aku tertawa kecil ketika dia menirukan gayaku memberi tanda oke.
"Aku pergi, ya. Baik-baik di Surabaya. Jangan lupa, hubungi aku. Aku pasti juga akan menghubungimu." Ia memelukku untuk yang terakhir kali. "Untuk kamu, aku akan sangat merindukan ini."
Ia pun melepas pelukan kami yang singkat dan meninggalkanku seorang diri di kamar hotel.
Bolehkah kita seperti ini?
Apa aku benar bisa mempercayainya terus..?
Kenapa aku merasakan perasaan yang tidak enak..

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
The World Between Us
48      18     0     
Romance
Raka Nuraga cowok nakal yang hidupnya terganggu dengan kedatangan Sabrina seseorang wanita yang jauh berbeda dengannya. Ibarat mereka hidup di dua dunia yang berbeda. "Tapi ka, dunia kita beda gue takut lo gak bisa beradaptasi sama dunia gue" "gue bakal usaha adaptasi!, berubah! biar bisa masuk kedunia lo." "Emang lo bisa ?" "Kan lo bilang gaada yang gabis...
REMEMBER
49      6     0     
Inspirational
Perjuangan seorang gadis SMA bernama Gita, demi mempertahankan sebuah organisasi kepemudaan bentukan kakaknya yang menghilang. Tempat tersebut dulunya sangat berjasa dalam membangun potensi-potensi para pemuda dan pernah membanggakan nama desa. Singkat cerita, seorang remaja lelaki bernama Ferdy, yang dulunya pernah menjadi anak didik tempat tersebut tengah pulang ke kampung halaman untuk cuti...
Perfect Love INTROVERT
106      25     0     
Fan Fiction
Kyna X Faye
41      15     0     
Romance
Keiko Kyna adalah seorang gadis muda pemilik toko bunga. Masa lalu yang kelam telah membuat gadis itu menjauhi dunia keramaian dan segala pergaulan. Namun siapa sangka, gadis pendiam itu ternyata adalah seorang penulis novel terkenal dengan nama pena Faye. Faye sama sekali tak pernah mau dipublikasikan apa pun tentang dirinya, termasuk foto dan data pribadinya Namun ketika Kenzie Alcander, seo...
I'll Be There For You
4      1     0     
Romance
Memang benar, tidak mudah untuk menyatukan kembali kaca yang telah pecah. Tapi, aku yakin bisa melakukannya. Walau harus melukai diriku sendiri. Ini demi kita, demi sejarah persahabatan yang pernah kita buat bersama.
What a Great Seducer Fist Series : Mengenalmu
149      33     0     
Romance
Bella, seorang wanita yang sangat menyukai kegiatan yang menantang adrenalin terjebak di dalam sebuah sekolahan yang bernama Rainwood University dengan profesinya sebagai Guru BK. Bukan pekerjaan yang diharapkan Bella. Namun, berkat pekerjaan itu takdir dapat mempertemukannya dengan Rion. Salah seorang muridnya yang keras kepala dan misterius. Memiliki nama samaran RK, Rion awalnya bekerja sebag...
Pesona Hujan
13      7     0     
Romance
Tes, tes, tes . Rintik hujan kala senja, menuntun langkah menuju takdir yang sesungguhnya. Rintik hujan yang menjadi saksi, aku, kamu, cinta, dan luka, saling bersinggungan dibawah naungan langit kelabu. Kamu dan aku, Pluviophile dalam belenggu pesona hujan, membawa takdir dalam kisah cinta yang tak pernah terduga.
Taarufku Berujung sakinah
117      24     0     
Romance
keikhlasan Aida untuk menerima perjodohan dengan laki-laki pilihan kedua orang tuanya membuat hidupnya berubah, kebahagiaan yang ia rasakan terus dan terus bertambah. hingga semua berubah ketika ia kembai dipertemukan dengan sahabat lamanya. bagaimanakah kisah perjuangan cinta Aida menuju sakinah dimata Allah, akankah ia kembali dengan sahabatnya atau bertahan degan laki-laki yang kini menjadi im...
Ketos in Love
17      8     0     
Romance
Mila tidak pernah menyangka jika kisah cintanya akan serumit ini. Ia terjebak dalam cinta segitiga dengan 2 Ketua OSIS super keren yang menjadi idola setiap cewek di sekolah. Semua berawal saat Mila dan 39 pengurus OSIS sekolahnya menghadiri acara seminar di sebuah universitas. Mila bertemu Alfa yang menyelamatkan dirinya dari keterlambatan. Dan karena Alfa pula, untuk pertama kalinya ia berani m...
To The Girl I Love Next
4      4     0     
Romance
Cinta pertamamu mungkin luar biasa dan tidak akan terlupakan, tetapi orang selanjutnya yang membuatmu jatuh cinta jauh lebih hebat dan perlu kamu beri tepuk tangan. Karena ia bisa membuatmu percaya lagi pada yang namanya cinta, dan menghapus semua luka yang kamu pikir tidak akan pulih selamanya.