Read More >>"> Ketika Bulan Juni Patah Hati (Tentang Jamilah 1) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Ketika Bulan Juni Patah Hati
MENU
About Us  

Tentang Jamilah 1

 

Oh Jamilah ... betapa tegar hatimu itu. Ketika kau tahu bahwa suamimu membiarkan perempuan lain tidur di dipanmu, kau tetap teguh memilih untuk setia. Ketika kau tahu bahwa bibir yang digunakan suamimu untuk menyebut namamu adalah bibir sehabis mengecup gincu perempuan lain, kau tetap saja memilih untuk sabar. Ketika kau tahu segala nafkah yang harusnya terselip ke kantungmu tetapi kini malah jatuh ke pangku perempuan lain, kau tetap memilih untuk ikhlas. Siapa lagi yang bisa serela engkau dalam menjalani biduk rumah tangga yang hampir runtuh itu. Biarpun kini timbangan cinta suamimu tak lagi memberat ke sisimu, kau tetap memilih untuk mendampinginya dalam sehat maupun sakit, dalam suka maupun duka, bahkan dalam ketidakwarasannya saat ini.

 

Untuknya yang tengah terbuai berlaku haram itu, tetap kau sungguhkan secangkir kopi hangat di pagi hari dan air sumur hangat di malam hari.  Engkau masih rela melepas busanamu buat dia yang kotor sehabis sana-sini. Sungguh jatuh deras air mata saya akibat menyaksikan kisah patah hatimu yang bertubi-tubi ini. Saya tidak tahu arti sesungguhnya dari sebuah ketulusan, tetapi saya rasa engkau ialah ketulusan itu. Kau ialah wujud nyata dari ketulusan yang biasa kusebut dalam bersenandika. Jikapun benar pengorbananmu ini adalah sebuah ketulusan suci yang patut dijunjung dalam peradaban, tetapi untuk apa engkau dedikasikan ketulusan yaitu dirimu sendiri untuk seorang jahanam yang sedang lupa diri, lupa pulang, dan lupa akan anak jua istri.

 

Saya tidak pernah menemukan yang setegar engkau dalam mencintai sebelumnya. Kau masih saja menanti yang tengah bermain api di belakangmu dari malam menjelang pagi sampai sinar matahari menyingsing dan menyapa pelupuk matamu ‘tuk menyadarkanmu bahwa: ada fisik yang pulang tetapi tidak membawa hatinya kembali. Duhai Jamilah ... bukan karena saya ingin mengguruimu, tapi demi apa kau korbankan kebahagiaan dan harga dirimu untuk yang tidak mampu menepati janji-janjinya, seolah-olah engkau selalu siaga untuk patah hati dalam mencintai seorang pemain serong.

 

 

22:19, Medan 27 April 2020

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
ORIGAMI MIMPI
1240      420     0     
Romance
Barangkali, mimpi adalah dasar adanya nyata. Barangkali, dewa mimpi memang benar-benar ada yang kemudian menyulap mimpi itu benar-benar nyata. Begitulah yang diyakini Arga, remaja berusia tujuh belas tahun yang menjalani kehidupannya dengan banyak mimpi. HIngga mimpi itu pula mengantarkannya pada yang namanya jatuh cinta dan patah hati. Mimpi itu pula yang kemudian menjadikan luka serta obatnya d...
Hidup Tanpa Bunga (Puisi)
12      12     0     
Short Story
Karya asli oleh abellani_
BOOK OF POEM
82      55     0     
Romance
Puisi- puisi ini dibuat langsung oleh penulis, ada beragam rasa didalamnya. Semoga apa yang tertuliskan nanti bisa tersampaikan. semoga yang membaca nanti bisa merasakan emosinya, semoga kata- kata yang ada berubah menjadi ilustrasi suara. yang berkenan untuk membantu menjadi voice over / dubber bisa DM on instagram @distorsi.kata dilarang untuk melakukan segala jenis plagiarism.
Between Clouds and Tears
7      7     0     
Short Story
a collection of poetry made by yours truly. sappy, melancholic, and at times, nonsensical Whatever you may interpret from the words strung together in this book, i hope they impact you (positively, i hope), one way or another.
Setelah Patah Hati
33      25     0     
Romance
Cahaya patah hati. Guntur, cowok yang selama ini ia kira menyukainya juga karena dia baik, peduli, dan perhatian padanya ternyata hanya menganggapnya teman. Lebih? Sahabat. Guntur sekarang mempunyai pacar. Cahaya harus melupakan cowok itu. Tapi, itu sama sekali tidak mudah. Rasa sukanya pada Guntur ternyata begitu besar. Ditambah Guntur masih saja peduli dan perhatian padanya, membuat Cahaya s...
Melodi Sendu di Malam Kelabu
11      11     0     
Inspirational
Malam pernah merebutmu dariku Ketika aku tak hentinya menunggumu Dengan kekhawatiranku yang mengganggu Kamu tetap saja pergi berlalu Hujan pernah menghadirkanmu kepadaku Melindungiku dengan nada yang tak sendu Menari-nari diiringi tarian syahdu Dipenuhi sejuta rindu yang beradu
Secarik Puisi, Gadis Senja dan Arti Cinta
11      11     0     
Short Story
Sebuah kisah yang bermula dari suatu senja hingga menumbuhkan sebuah romansa. Seta dan Shabrina
Sebuah Kehilangan Panjang
509      226     0     
True Story
Buku ini saya persembahkan secara tulus untuk kedua almarhum orang tua saya dan untuk siapa saja yang sedang terpukul akibat sebuah trauma ditinggalkan orang yang dicintai karena tutup usia. Semoga lekas pulih! ^^
A & O
45      29     0     
Romance
Kehilangan seseorang secara tiba-tiba, tak terduga, atau perlahan terkikis hingga tidak ada bagian yang tersisa itu sangat menyakitkan. Namun, hari esok tetap menjadi hari yang baru. Dunia belum berakhir. Bumi masih akan terus berputar pada porosnya dan matahari akan terus bersinar. Tidak apa-apa untuk merasakan sakit hati sebanyak apa pun, karena rasa sakit itu membuat manusia menjadi lebih ma...
Dia (Puisi)
16      16     0     
Short Story
Karya asli oleh abellani_