Read More >>"> Mbak Sum (The Queen of Ngeyelan)
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Mbak Sum (The Queen of Ngeyelan)
MENU
About Us  

        Saya sebenarnya tidak terlalu dekat dengan Mbak Sum. Pernah dua kali bertemu dengannya saat ikut suami mengantar kursi tamu yang diperbaiki. Jadi...Mbak Sum adalah pembantu di rumah dosen saya. Mbak Sum jadi hits di akun medsos milik dosen saya karena sering dibuat status oleh beliau dimana seorang pembantu punya kemampuan nyeleneh bernama The Power of Ngeyel. Yakin! Jidat kalian bakalan kinclong juga menghadapi Mbak Sum dengan sejuta senjata ngeyelnya. Meski begitu, Mbak Sum ini orangnya baik kok bahkan termasuk pembantu setia. 


       Ceritanya dosen saya sudah khawatir dengan merebaknya virus Corona. Sebagai majikan yang baik, tentu dong dosen saya ingin mengedukasi Mbak Sum terlebih dahulu. Kalau anak beliau sih mudah dikasih tahunya dan lebih nurut. Sementara Mbak Sum sebagai orang kepercayaan yang selalu keluar masuk rumah, ke tukang sayur, belum kalau diberi mandat buat beli apa saja ke toko terdekat tentu lebih rentan jadi pembawa berbagai jenis bakteri juga virus. Lantas dosen saya mulai mengedukasi Mbak Sum.


"Mbak, kalau habis dari luar cuci tangan pakai sabun, jangan terlalu dekat sama orang lain apalagi bersentuhan di tukang sayur, jaga kebersihan."


        Bukannya terima kalau dikasih tahu eh Mbak Sum ini malah tersinggung dan keluar The Power of Ngeyelnya dalam Bahasa Jawa yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.


"Saya tu nggak pernah berdekatan sama orang lain. Kalau ada yang berani nyentuh ya saya tampar! Enak aja emangnya saya perempuan apaan?!"


        Hadeeh....kasihan amat ya yang nyentuh langsung kena tamparnya Mbak Sum. Curiga jangan-jangan si tukang sayur juga udah kena tamparan manis. Eh tapi gimana mau bayarnya kalau baru nyentuh udah kena tampar. Bahkan saat diminta sama dosen saya sepulang belanja untuk pakai hand sanitizer aja jadinya begini....


"Apa ini? Sabun kok nggak wangi?"


        Hiiih...! Nurut aja kenapa sih, Mbak! Kok saya jadi ikutan gemes ya. Tingkah Mbak Sum yang bikin kepala panas ini memang sempat bikin dosen saya khawatir. Hingga akhirnya dosen saya konsul ke suami beliau. Begini deh tanggapan suami beliau :


"Insya Allah, segala macam virus dan bakteri males nempel di Mbak Sum. Kan tiap hari dia cuci baju, masak, ngepel lantai, makan enak, cemilan banyak, tidur nyenyak. Jadi program sanitasi dan desinfektan Mbak Sum itu komplit pake telur eeh komplit lah."


        Setidaknya perkataan suami dosen saya itu cukup buat dosen saya sedikit tenang. Meski sebenarnya dari beberapa status yang saya baca dosen saya tetap berusaha mengedukasi Mbak Sum. Owalah Mbak Sum...kurangi ngeyelmu, Mbak. Kita di Indonesia itu memang lagi gawat darurat virus Corona. 

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
ANAK SULTAN MINTA MAKAN
13      13     0     
Short Story
ANAK SULTAN MINTA MAKAN Oleh ilmiyakamiliyah Sepulang dari kuliah mili menuju basecamp tercinta, tempah singgah sana aku dan kawan-kawan kelompokku. Tempat ini adalah saksi bisu kisah pengalaman kami selama menjadi mahasiswa. Kusapa kawanku yang berada disana dia adalah kawan sekaligus saudara karib ku karena hobynya yang suka berlari salah satunya lari dari kenyataan karena keseringan ditingga...
Si Cabai Nakal
14      14     0     
Short Story
Kira-kira, kenapa ya disebutnya si Cabai Nakal? Apakah ini berkisah tentang seonggok cabai?
Motor yang tertukar
15      15     0     
Humor
memalukan memang.
Penumpang Di Sebelahku
15      15     0     
Short Story
Sore itu, aku keluar kantor agak malam. Karenanya, beberapa angkot yang lewat selalu penuh. Saat satu angkot berhenti dan pask sopir menawarkan duduk bertiga di depan, bersamanya dan satu penumpang lain, aku langsung mengangguk. Namun penumpang di depan menghalangi aku masuk dan duduk. Walau aku sudah memberitahunya, lebih dari satu kali, dia tetap saja menghalangi, bersikeras angkot ini tidak ...
Jual Jimat Anti Corona
17      17     0     
Short Story
Desaku mendadak ramai akhir-akhir ini. Rumah kakek tua yang disebut-sebut sebagai dukun sakti, kini dipadati pasien karena spanduk "Jual Jimat Anti Corona" terpajang di depan rumahnya. Ya Gusti, musibah macam apa lagi ini?
Pak Pemeriksa Tiket
8      8     0     
Short Story
jangan panik karena itu dapat membuat kepercayaan orang-orang menjadi setengah-setengah
Teka-teki
11      11     0     
Short Story
Lusi dan Kot Ajaib
294      173     0     
Fantasy
Mantel itu telah hilang! Ramalan yang telah di buat berabad-abad tahun lamanya akan segera terlaksana. Kerajaan Qirollik akan segera di hancurkan! Oleh siapa?! Delapan orang asing yang kuat akan segera menghancurkan kerajaan itu. Seorang remaja perempuan yang sedang berlari karena siraman air hujan yang mengguyur suatu daerah yang di lewatinya, melihat ada seorang nenek yang sedang menjual jas h...
Lempar Kentut Sembunyi Pantat
8      8     0     
Short Story
”Kentut itu lebih kejam daripada pembunuhan.” Bener. Ibarat makan lalapan, kentut adalah petai. Enak, tapi setelahnya jadi petaka bagi orang-orang di sekeliling.
Sahabat Sejati
13      12     0     
Short Story
Sahabat itu layaknya tangan dan mata. Saat tangan terluka mata menangis, saat mata menangis tangan mengusap. Saling melengkapi tanpa merasa tersaingi. Ini adalah kisah dua sahabat yang kocak habis. Mereka lengket macam perangko. Kadang romantis tapi tak jarang juga sadis. Kehadiran mereka berdua kadang membawa malapetaka yang berujung bahagia. Adalah Alyd dan Keken, sahabat sejati yang saling men...