Read More >>"> 1 Kisah 4 Cinta 2 Dunia (FINA [EMPAT]) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - 1 Kisah 4 Cinta 2 Dunia
MENU
About Us  

FINA

Bagian IV

Kembali Merindu

Hari-hari berlalu seperti biasanya sesuai dengan kehendak tuhan begitu pula diriku yang selalu mencoba ikhlas ceria tanpamu. Hari-hari yang ku lalui juga seperti biasanya, bergaul dengan teman-teman, meluangkan waktu bersantai untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian skripsi. Namun lagi-lagi terkadang aku merindukanmu hingga akhirnya teman-teman berkata jika aku mungkin saja butuh psikiater atau paling tidak menemukan orang yang bisa merubah rasa dan pikiranku.

Aku tidak yakin jika aku sedang depresi, aku tidak merasa sedih tapi juga tidak merasakan bahagia. Aku dapat tertawa, bercanda bahkan juga tersenyum speanjang hari, tapi terkadang jika aku sendiri terdiam dimalam hari aku lupa dengan definisi rasa yang aku rasakan.

Aku benci rasa ini, rasa ketika aku sedih namun aku pun tak tahu mengapa. Aku merasa ada kekosongan di dalam diriku namun aku tak dapat menjelaskan kekosongan itu. Ketika mereka bertanya kepadaku tentang apa yang terjadi padaku tetap saja aku tak dapat menjelaskannya.

Aku merasa seperti merindukan seseorang yang tak pernah bisa aku temui, seperti aku membutuhkan seseorang yang tidak pernah bisa membutuhkanku.

Terkadang kesedihan hanya menjadi teman di dalam pikiranku. Aku mulai membenci diriku sendiri dan terkadang aku ingin semua orang meninggalkanku untuk sendiri, namun diwaktu yang sama aku juga ingin seseorang memelukku dan berkata "Tersenyumlah, semuanya akan baik-baik saja."

Semua orang tahu jika aku telah merelakanmu..... Aku tak menyalahkan siapapun ataupun membenci siapapun, aku hanya membenci perasaan ini, perasaan dimana aku sulit menjelaskan definisi rindu yang kurasakan kepadamu....

Hey... tahukah kamu dengan kesedihanku saat ini? Apakah kamu dapat melihatku ketika aku sedang menangis? bagaimana kabarmu disana? apakah kamu baik-baik saja disana? Apakah kamu punya teman baru disana? Apakah kamu merindukanku disana? apakah kamu merasakan apa yang kurasakan tiap kali aku menginngat tentangmu? Maaf.... Maaf.... maafkan aku selalu bertanya banyak hal kepadamu. Aku yakin kamu selalu menjawab semua pertanyaanku ini meskipun tak pernah ku dengar lagi suara mu. Aku yakin kamu dapat melihat kesedihanku.. Sampai saat ini aku selalu menyebut namamu dalam doa ku meskipun ku sadari bahwa tuhan pun pasti tertawa menggelengkan kepala setiapkali aku memohonkan takdir yang tak pernah ia tuliskan.

Tahukah kamu jika aku tetap berusaha bangkit dari kesedihan, semua orang tahu jika aku merelakanmu dan beberapa kali aku mencoba membuka hati kepada beberapa orang tapi tetap saja senyummu selalu membayangiku. Aku sangat ingin bercerita banyak hal kepadamu, andai saja kamu ada disni saat ini pasti kamu mendengarkan ceritaku sambil menatapku dengan senyum dan sesekali setuju dengan yang aku katakan meskipun kamu juga sesekali tertunduk sambil tersenyum menatap layar android yang ada di genggamanmu. Maafkan aku yang terkadang egois dan selalu jengkel terhadapmu ketika kita berbicara namun kamu lebih memfokuskan mata ke android yang kamu genggam. Aku sangat menyesal dengan perkataanku membentakmu berharap jika mata mu akan buta karena kebanyakan menatap layar android. Aku sangat menyesali perkataanku ituu... kini kamu benar-benar buta menutup mata tak dapat lagi melihatku untuk selamanyaa.....

Banyak hal tentang kita perlahan mulai terlupakan oleh ingatanku, namun ada banyak hal juga masih tersimpan di dalam perasaanku. Aku teringat sejak pertama kali kamu kembali masuk kuliah disaat kita menjalani hubungan jarak jauh, kamu menelponku dengan nada kesedihan karena rindu dengan aktifitas keseharianmu yang dulu. Hingga akhirnya beberapa tahun berlalu kamu masih tetap menelponku, namun waktu itu sedikit berbeda kita sering berbeda pendapat dan aku mengakui jika aku memanglah egois mementingkan perasaan sendiri. Aku sangat menyesal dengan sikapku yang selalu membatasi pergaulanmu, aku cemburu dan tak ingin jika kamu berbagi kesenangan dengan siapapun termasuk teman-temanmu, aku tak ingin jika adik junior ataupun mahasiswa baru melirik padamu disaat kamu terlalu sering menghabiskan waktu bersama mereka. Tapiii...... aku sangat menyesali ituuu.... disaat kamu telah tiada merekalah yang kini menjadi sahabatku, merekalah yang menghabiskan banyak waktu untuk menghiburku sambil bercerita banyak tentangmu.. bahkan mereka lebih mengenal diriku daripada aku yang mengenal mereka, itu karena mereka sering mendengarkanmu bercerita tentangku ataupun tentang kita....

Maafkan aku yang selalu merindukanmu meskipun telah merelakanmu, maafkan aku yang selalu mengharapkanmu meskipun ku sadari bahwa tuhan pun pasti tertawa menggelengkan kepala setiapkali aku memohonkan takdir yang tak pernah ia tuliskan.

Tetaplah tersenyum disana menatapku dengan bahagia. Salamku untukmu, senyumku untukmu dan doaku selalu untukmu.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 1
Submit A Comment
Comments (3)
  • yurriansan

    @Rifad ohh, oke...oke
    sama ya, dengan ceritaku yang Rahasia Toni, tokokhku juga terserang leukimia.

    mampir2 juga ya, ke cerita terbaruku :D

    Comment on chapter FINA [DUA]
  • Rifad

    @yurriansan di Fina Bagian II dijelaskan kok, dia sakit akibat penyakit leukimia ☹️

    Comment on chapter FINA [DUA]
  • yurriansan

    wah udah sampai end.
    aku baru baca sampi chapter 6. aku lagi mencari sebab kematian Raihan, aku miss atau memang belum dijelasin, ya? :D

    Comment on chapter RAIHAN [DUA]
Similar Tags
Sahabat Selamanya
2      2     0     
Short Story
cerpen ini bercerita tentang sebuah persahabatan yang tidak ernah ada akhirnya walaupun mereka berpisah jauh
Magelang, Je t`aime!
3      3     0     
Short Story
Magelang kota yang jauh itu adalah kota tua yang dingin dan tinggal orang-orang lebut. Kecuali orang-orang yang datang untuk jadi tentara. Jika kalian keluar rumah pada sore hari dan naik bus kota untuk berkeliling melihat senja dan siluet. Kalian akan sepakat denganku. bahwa Magelang adalah atlantis yang hilang. Ngomong-ngomong itu bukanlah omong kosong. Pernyatanku tadi dibuktikan dengan data-d...
Teman Khayalan
24      12     0     
Science Fiction
Tak ada yang salah dengan takdir dan waktu, namun seringkali manusia tidak menerima. Meski telah paham akan konsekuensinya, Ferd tetap bersikukuh menelusuri jalan untuk bernostalgia dengan cara yang tidak biasa. Kemudian, bahagiakah dia nantinya?
In Your Own Sweet Way
3      3     0     
Short Story
Jazz. Love. Passion. Those used to be his main purpose in life, until an event turned his life upside down. Can he find his way back from the grief that haunts him daily?
MY MERMAN.
5      5     0     
Short Story
Apakah yang akan terjadi jika seorang manusia dan seorang duyung saling jatuh cinta?
Seseorang Bernama Bintang Itu
294      221     5     
Short Story
Ketika cinta tak melulu berbicara tentang sepasang manusia, akankah ada rasa yang disesalkan?
Kisah Kita
28      17     0     
Romance
Kisah antara tiga sahabat yang berbagi kenangan, baik saat suka maupun duka. Dan kisah romantis sepasang kekasih satu SMA bahkan satu kelas.
Horses For Courses
134      33     0     
Romance
Temen-temen gue bilang gue songong, abang gue bahkan semakin ngatur-ngatur gue. Salahkah kalo gue nyari pelarian? Lalu kenapa gue yang dihukum? Nggak ada salahnya kan kalo gue teriak, "Horses For Courses"?.
REMEMBER
47      6     0     
Inspirational
Perjuangan seorang gadis SMA bernama Gita, demi mempertahankan sebuah organisasi kepemudaan bentukan kakaknya yang menghilang. Tempat tersebut dulunya sangat berjasa dalam membangun potensi-potensi para pemuda dan pernah membanggakan nama desa. Singkat cerita, seorang remaja lelaki bernama Ferdy, yang dulunya pernah menjadi anak didik tempat tersebut tengah pulang ke kampung halaman untuk cuti...
PEREMPUAN ITU
3      3     0     
Short Story
Beberapa orang dilahirkan untuk membahagiakan bukan dibahagiakan. Dan aku memilih untuk membahagiakan.