Read More >>"> MAKE ME NEGATIVE THINGKING (Chapter 2) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - MAKE ME NEGATIVE THINGKING
MENU
About Us  

Jam setengah delapan kenapa bisa sampai jam segitu ya? Terasa badanku ringan kembali. Setelah bangun tidur aku pergi menuju meja belajar kesayanganku. Aku bermaksud mengambil buku novel yang baru kubeli kemarin, tapi aku beralih menuju ke pintu kamarku untuk melihat kalender, karena dari bangun tidur aku merasa ingin melihat kalender yang terpajang di belakang pintu.

Dari kejauhan aku melihat kalender itu nampak ada bunderan yang melingkari salah satu tanggal tersebut.

Hah… ternyata saat ku lihat bunderan, aku benar-benar sama sekali lupa kalau hari ini hari ULANG TAHUNKU…. Aku heran kenapa aku bisa melupakan hal yang teristimewa seperti ini. Apa gara-gara di sekolah kebanyakan tugas, sampai-sampai membuatku lupa.

Pantas saja ibu tidak membangunkanku, apa jangan-jangan ada sebuah kejutan yang di sembunyikan untukku agar tidak ketahuan. Ketika  aku keluar dari kamar. Hah……. Sepi amat ini rumah pikirku. Biasanya ayah, ibu, dan Kak Fahri sudah berkumpul di ruang makan. Kenapa  masih sepi juga, kemana mereka?

            “Ayah, Ibu, Kak Fahri…” berteriak. dan tak ada jawaban.

Aku menghampiri kamar Kak Fahri, tok…tok…tok.

             “Kak Fahri…Kak Fahri…bangun Kak!” tok…tok…. Krek, pintu kamar Kak Fahri terbuka, sepertinya dia juga baru bangun tidur.

            “Apaan sih, ganggu aja!” Kak Fahri.

            “Kak Fahri baru bangun tidur ya…” tanyaku.

            “Banyak tanya lagi, mau apa sih.” Jawab Kak Fahri dengan wajah yang sepertinya lagi badmood.

            “Nggak apa-apa Kak, mau nyapa saja. Hai….” Modus… #plak.

            “Kamu ini apa-apaan sihpakai menyapa segala, kirain ada apa? Setiap hari juga ketemu, Huhaihaihai segala nggak lucu tau!” pintu tertutup.

Sepertinya dugaanku benar Kak Fahri lagi badmood hari ini. Lalu ku menghampiri meja makan, ingin melihat apakah ada makanan disana,  ternyata tidak ada. Tapi, tunggu-tunggu ada sebuah kertas berwarna biru cerah tergeletak disana. Aku mengambilnya,ternyata surat dari ibu, aku buka dan isinya :

Friska sayang… maaf ibu tidak bisa membangunkanmu dan juga tidak bisa masak hari ini, ibu buru-buru mau ke rumah teman ibu, ibu ada  janji disana, kamu bisa masak sendirikan, ibu sudah sediakan bungkusan mie goreng di lemari, tadi ayahmu juga sudah berangkat, dia mau  makan diluar katanya. Jadi kamu di rumah sama Kak Fahri seharian, jangan berantem ya, baik-baik di rumah, jaga rumah.

 Ibu

Huft…. Ternyata begitu, sepertinya mereka menunda untuk memberiku selamat ulang tahun, sabar saja dah tunggu nanti siang. Hari ini aku  kecewa biasanya kalau aku ulang tahun, sebelum keluargaku beraktivitas diluar, meraka memberi kejutan yang membuatku very-very happy. Tapi kali ini lain mereka pasti menundanya. Pantas saja Kak Fahri badmood gara-gara nggak ada sarapan.

Akhirnya aku pergi menuju kamar mandi, untuk makan ku tunda setelah selesai mandi sambil menonton tv. rencanaku.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
MALAM DALAM PELUKAN
4      4     0     
Humor
Apakah warna cinta, merah seperti kilauannya ataukah gelap seperti kehilangannya ?
Back To Mantan
13      8     0     
Romance
"kenapa lagi.."tanya seorang wanita berambut pendek ikal yang dari tadi sedang sibuk dengan gadgetnya. "kasih saran.."ujar wanita disebelahnya lalu kemudian duduk disamping wanita tadi. lalu wanita sebelahnya mengoleh kesebelah wanita yang duduk tadi dan mematikan gadgetnya. "mantan loe itu hanya masa lalu loe. jangan diingat ingat lagi.loe harus lupain. ngerti?&...
Nina and The Rivanos
102      32     0     
Romance
"Apa yang lebih indah dari cinta? Jawabannya cuma satu: persaudaraan." Di tahun kedua SMA-nya, Nina harus mencari kerja untuk membayar biaya sekolah. Ia sempat kesulitan. Tapi kemudian Raka -cowok yang menyukainya sejak masuk SMA- menyarankannya bekerja di Starlit, start-up yang bergerak di bidang penulisan. Mengikuti saran Raka, Nina pun melamar posisi sebagai penulis part-time. ...
Daniel : A Ruineed Soul
6      6     0     
Romance
Ini kisah tentang Alsha Maura si gadis tomboy dan Daniel Azkara Vernanda si Raja ceroboh yang manja. Tapi ini bukan kisah biasa. Ini kisah Daniel dengan rasa frustrasinya terhadap hidup, tentang rasa bersalahnya pada sang sahabat juga 'dia' yang pernah hadir di hidupnya, tentang perasaannya yang terpendam, tentang ketakutannya untuk mencintai. Hingga Alsha si gadis tomboy yang selalu dibuat...
DREAM
11      6     0     
Romance
Bagaimana jadinya jika seorang pembenci matematika bertemu dengan seorang penggila matematika? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah ia akan menerima tantangan dari orang itu? Inilah kisahnya. Tentang mereka yang bermimpi dan tentang semuanya.
Babak-Babak Drama
2      2     0     
Inspirational
Diana Kuswantari nggak suka drama, karena seumur hidupnya cuma diisi itu. Ibu, Ayah, orang-orang yang cuma singgah sebentar di hidupnya, lantas pergi tanpa menoleh ke belakang. Sampai menginjak kelas 3 SMP, nggak ada satu pun orang yang mau repot-repot peduli padanya. Dian jadi belajar, kepedulian itu non-sense... Tidak penting! Kehidupan Dian jungkir balik saat Harumi Anggita, cewek sempurna...
ATMA
6      6     0     
Short Story
"Namaku Atma. Atma Bhrahmadinata, jiwa penolong terbaik untuk menjaga harapan menjadi kenyataan," ATMA a short story created by @nenii_983 ©2020
Coretan Rindu Dari Ayah
2      2     0     
Short Story
...sebab tidak ada cinta yang lebih besar dari cinta yang diberikan oleh keluarga.
Ginger And Cinnamon
64      18     0     
Inspirational
Kisah Fiksi seorang wanita yang bernama Al-maratus sholihah. Menceritakan tentang kehidupan wanita yang kocak namun dibalik itu ia menyimpan kesedihan karena kisah keluarganya yang begitu berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya itu membuat semua harapannya tak sesuai kenyataan.
Ibu
6      6     0     
Inspirational
Aku tau ibu menyayangiku, tapi aku yakin Ayahku jauh lebih menyayangiku. tapi, sejak Ayah meninggal, aku merasa dia tak lagi menyayangiku. dia selalu memarahiku. Ya bukan memarahi sih, lebih tepatnya 'terlalu sering menasihati' sampai2 ingin tuli saja rasanya. yaa walaupun tidak menyakiti secara fisik, tapi tetap saja itu membuatku jengkel padanya. Dan perlahan mendatangkan kebencian dalam dirik...