Read More >>"> Untold (Sekolah Baru) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Untold
MENU
About Us  

Vanilla memandang keluar kaca jendela Mobilnya. dia duduk di kursi penumpang belakang dengan wajahnya yang dia tekuk sedari tadi.

“Non Vani kok cemberut aja sih, jelek loh kalo begitu” ujar seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah supirnya.

“Pak Parno kenapa ngga sakit aja sih?!” Tanya Vanilla dengan nada kesalnya.

Pak Parno mengernyit bingung. “Loh kok do’anya gitu non?”

“Yah kan kalo pak parno sakit mereka ngga akan punya alasan untuk tidak mengantarku. Inikan sekolah baruku, dan aku ingin diantar mereka sampai  gerbang sekolah atau bahkan sampai kelas” ujar Vanilla dengan wajah murungnya.

“Apa non tidak malu diantar sampai ke kelas? Non kan sudah SMA loh”

“Buat apa malu, yang ada bangga berarti kan orang tuaku sayang sama aku. Lah ini?”

Sang supir tersenyum memaklumi sifat Nona muda nya itu “Non kan tahu kalo Papa non di luar negeri dan Mama non juga lagi ada acara sosial sama temen mama non”

“Itu mah udah hafal aku tuh pak, tapi ini kenapa kakak jadi ikut-ikutan sok sibuk kayak mereka sih!” Vanilla begitu kesal pada kakaknya, pasalnya saat turun ke ruang makan ternyata kakak nya tidak ada. Dan berakhirlah Vanilla sarapan hanya dengan para pekerja dirumahnya, karena Vanilla benci makan sendirian.

“Tadi den Andrea buru-buru non karena ada rapat dadakan di perusahaan untuk membahas suatu masalah, dan sebagai direktur utama ngga mungkin dong kalo den Andrea tidak datang” jelas pak Parno.

Cklek!

Pintu mobil terbuka. Karena kekesalan yang menggelayut dibenaknya, Vanilla sampai tidak sadar jika dia sudah sampai di salah satu sekolah. SMA WANNA BE nama itulah yang terpampang nyata pada gedung putih nan kokoh itu. Ya ini adalah salah satu sekolah elit ternama yang terdapat di kotanya.

“Non silahkan turun,,,bel sudah berbunyi” ucap sang supir

“Harus banget yah pak?”

“Iya non, mari saya antar sampai depan kelas non”

“Ngga usah pak, pak Parno balik aja terus anterin bi Surti ke pasar” Vanilla turun dari mobilnya.

“yaudah non pak Parno pulang yah” Pak parno masuk kedalam mobil lalu melajukan mobilnya menuju kediaman keluarga Connello

“Hmm,,,paling juga ini hanya untuk beberapa minggu” gumam Vanilla sambil berjalan menuju kelasnya.

Vanilla memang sering dikeluarkan dari sekolah. Ini saja entah sudah sekolah keberapa yang dia masuki. Bukan karena Vanilla bodoh ataupun menunggak bayaran sekolah. Keluarganya adalah orang yang sungguh kaya. Vanilla dikeluarkan dari sekolah karena kelakuannya yang tidak biasa. Dia menantang gurunya jika gurunya memaksanya untuk melakukan hal yang tidak dia sukai, bolos, bertengkar dengan temannya bahkan kasus terakhirnya adalah karena dia melempar permen karetnya ke wajah sang guru yang menyuruhnya untuk membuang permen karet yang sedang dia makan itu ketika pelajaran sudah dimulai.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (3)
  • SusanSwansh

    @Ditnata sama2. Ditunggu next chapternya ya. Oh iya, mampir juga dong di ceritaku. Hehe.

    Comment on chapter Prolog
  • Ditnata

    @SusanSwansh terima kasih sudah membaca

    Comment on chapter Prolog
  • SusanSwansh

    Aku tegang sendiri bacanya. Sumpah. Keren banget. Aku save ceritanya dan ditunggu next chapternya. Cepet2 post ya. Nggak sabar tunggu kelanjutannya nih. Hehe.

    Comment on chapter Prolog
Similar Tags
Weak
13      13     0     
Romance
Entah sejak kapan, hal seromantis apapun kadang terasa hambar. Perasaan berdebar yang kurasakan saat pertama kali Dio menggenggam tanganku perlahan berkurang. Aku tidak tahu letak masalahnya, tapi semua hanya tidak sama lagi. Kalau pada akhirnya orang-orang berusaha untuk membuatku menjauh darinya, apa yang harus kulakukan?
Golden Cage
26      15     0     
Romance
Kim Yoora, seorang gadis cantik yang merupakan anak bungsu dari pemilik restaurant terkenal di negeri ginseng Korea, baru saja lolos dari kematian yang mengancamnya. Entah keberuntungan atau justru kesialan yang menimpa Yoora setelah di selamatkan oleh seseorang yang menurutnya adalah Psycopath bermulut manis dengan nama Kafa Almi Xavier. Pria itu memang cocok untuk di panggil sebagai Psychopath...
Wannable's Dream
2002      987     0     
Fan Fiction
Steffania Chriestina Riccy atau biasa dipanggil Cicy, seorang gadis beruntung yang sangat menyukai K-Pop dan segala hal tentang Wanna One. Dia mencintai 2 orang pria sekaligus selama hidup nya. Yang satu adalah cinta masa depan nya sedangkan yang satunya adalah cinta masa lalu yang menjadi kenangan sampai saat ini. Chanu (Macan Unyu) adalah panggilan untuk Cinta masa lalu nya, seorang laki-laki b...
REZA & DIAN
389      230     0     
Short Story
Sahabat adalah orang yang ada kapanpun dan dimanapun kita berada. Sahabat adalah orang yang akan memberikan maafnya apabila kita berbuat salah.
With You
223      78     0     
Fan Fiction
Kesan pertama yang dapat diambil dari seorang Jevano ketika pertama kali bertemu adalah laki-laki berparas tampan dengan aura dingin dan berwawasan luas, tapi sayangnya Jevano tidak peka. Tampannya Jevano itu lengkap, manis, ganteng, cool, dan ga bikin bosen. Bahkan kalau dilihat terus-terusan bikin tambah sayang. Bahkan perempuan seperti Karina yang tidak pernah tertarik dengan laki-laki sebelum...
Chocolate Next Door
8      8     0     
Short Story
In which a bunch of chocolate is placed on the wrong doorstep
ATHALEA
43      33     0     
Romance
Ini cerita tentang bagaimana Tuhan masih menyayangiku. Tentang pertahanan hidupku yang akan kubagikan denganmu. Tepatnya, tentang masa laluku.
ADA SU/SW-ARA
143      76     0     
Romance
Ada suara yang terdengar dari lubuknya Ada Swara....
Tetesan Air langit di Gunung Palung
9      9     0     
Short Story
Semoga kelak yang tertimpa reruntuhan hujan rindu adalah dia, biarlah segores saja dia rasakan, beginilah aku sejujurnya yang merasakan ketika hujan membasahi
The Hidden Kindness
11      11     0     
Fan Fiction
Baru beberapa hari menjadi pustakawan di sebuah sekolah terkenal di pusat kota, Jungyeon sudah mendapat teror dari 'makhluk asing'. Banyak sekali misteri berbuntut panjang yang meneror sekolah itu ternyata sejak ada siswi yang meninggal secara serius. Bagaimana cara Jungyeon harus menghadapi semua hal yang mengganggu kerja di tempat barunya? Apakah ia harus resign atau bertahan?