Read More >>"> CLBK: Cinta Lama Belum Kelar (Prolog) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - CLBK: Cinta Lama Belum Kelar
MENU
About Us  

Seorang gadis tampak membuang napasnya. Bola matanya bergerak acak memandangi aula kampus yang tampak ramai pagi ini. Dia bersandar pada tembok sambil mengamati para mahasiswa baru yang mondar-mandir mencari kelompoknya. Hari yang sibuk, pikirnya. Jika bisa, ingin rasanya dia pergi ke tengah aula, berteriak membubarkan kerumunan massa, dan dia bisa cepat pulang lalu tidur. Sayangnya, dia belum segila itu. Tidak sekarang, mungkin nanti.

Dalam pandangannya, para mahasiswa baru yang melaksanakan Ospek hari ini tak lebih dari nasi tumpeng berjalan. Lihat saja topi kerucut berwarna kuning yang mereka gunakan, benar-benar seperti nasi tumpeng. Mengingatnya saja sudah membuat dia kelaparan.

"Hoy, Edrea," panggil lelaki bernama Arsan.

"Apa?"

"Kerja, malah nyantai di mari. Tuh, ambil kamera lo di si Gilang. Bentar lagi dia pidato, minta di candid yang cakep katanya buat postingan di Nistagram." Arsan melemparkan kartu tanda pengenal Rea yang dia temukan di depan ruang Ormawa.

"Mau di foto sama fotografer sekelas Andreas Darwis pun, kalau udah jelek mah jelek aja." Rea lantas berjalan melewati Arsan menuju tempat di mana Gilang berada.

Tidak perlu diambil hati. Seketus apa pun Rea, dia tetap menjalankan tugasnya dengan baik walau harus menggerutu di awal. Tolong, jangan dicontoh.

"Rea." sang empu nama menegakkan badannya. Dia hapal suara ini, suara yang masih dia rindukan. Suara dari seseorang yang masih berdiri angkuh menjajah hatinya sejak satu tahun lalu hingga saat ini.

"Kavi? Lo... disini?"

Ya, Kaviar Putra Liandra, mantan pacar Rea di SMA. Benarkah sudah mantan? Bahkan keluar kata putus saja tidak. Karena Kavi menghilang tanpa kabar setahun yang lalu, bisakah Rea menyebut dia mantan?

Kavi tersenyum tipis, membenarkan topi kerucut miliknya yang sudah penyok di mana-mana. "Kuliah disini juga, bareng kamu."

"Jangan bilang jurusan--"

"Iya, ngambil arsitektur. Satu jurusan. Cuma beda angkatan."

Boom!!

Rea terdiam. Ia benar-benar tidak tahu bahwa keduanya akan bertemu kembali. Setelah putus, Rea memang memblokir semua akses bagi keduanya untuk berhubungan. Rea seakan-akan menghilang ditelan bumi kala itu. Tidak ada yang bisa Kavi hubungi mengenai Rea. Lelaki itu bernar-benar kehilangan kontak dirinya secara total.

"Kavi!" baru saja Kavi ingin membuka suara, seorang gadis bertubuh tinggi semampai menghampirinya.

"Kina?"

"Eh, pagi, Kak. Vi, ayo, cari kelompok dulu."

"Tunggu--" Kina langsung menarik Kavi menjauh dari Rea yang masih termenung melihat mereka berdua. Ah, lebih tepatnya ke arah tangan yang saling bertautan.

Runtuh semua usaha move on gue.

 

 

How do you feel about this chapter?

1 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (8)
  • Ervinadyp

    tata bahasanya bagussss!

    Comment on chapter Prolog
  • yurriansan

    @chikandriyani typo. ( ngetik pki google) xixixi

    Comment on chapter Prolog
  • imagenie_

    @aiana terima kasih sudah mengingatkan :) hehehe memang sebelumnya sempat ganti nama.

    Comment on chapter Pulang Sama Siapa?
  • aiana

    @chikandriyani mungkin yang dimaksud typo. Tapi aku lebih konsen ke namanya . kok tiba2 ada Bella yang seolah2 itu Rea? apa dulu sebulm jadi Rea dia namanya Bella? ada juga Ragil yang tiba2 muncul seolah2 itu Levi? bener nggak ya? CMIIW

    Comment on chapter Pulang Sama Siapa?
  • aiana

    saya suka pilihan katanya. Empuk buat di baca :D

    Comment on chapter Prolog
  • imagenie_

    @yurriansan masih ada tipe sedikit it maksunya gimana, ya? Btw, makasih banyak sudah mampir dan memberi masukan. hehehe..

    Comment on chapter Prolog
  • yurriansan

    ceritanya menarik diksinya juga enak tapi masih ada tipe sedikit it

    Comment on chapter Prolog
  • IndyNurliza

    Ceritanya bagus.. Good luck yak

    Comment on chapter Prolog
Similar Tags
Girl, Undefined
6      6     0     
Humor
Everyone thought of Maggie Arlott as that vulgar, condescending and snobby rich kid at the back of class. Maggie would never be able to fit in a holy institution like Crossroads High. “Too overbearing, too despicable”, says Swett, a former desk mate. It got so bad that a typical misfit no longer seemed like one compared to her, and ocial groups of all stages of the ladder—Jocks, Nerds, the...
FAKE NERD AND BLIND ALPHA
37      6     0     
Fantasy
Seorang Alpha buta berjuang menjaga matenya dari garis taqdir yang berkali-kali menggores kebahagian mereka. Jika jarum runcing taqdir mengkhianati mereka, antara cinta ataukah kekuatan yang akan menang?
In the Name of Love
5      5     0     
Short Story
Kita saling mencintai dan kita terjebak akan lingkaran cinta menyakitkan. Semua yang kita lakukan tentu saja atas nama cinta
Sunset in February
9      8     0     
Romance
Februari identik dengan sebutan bulan kasih sayang. Tapi bagi Retta februari itu sarkas, Februari banyak memberikan perpisahan untuk dirinya. Retta berharap, lewat matahari yang tenggelam tepat pada hari ke-28, ia dapat melupakan semuanya: cinta, Rasa sakit, dan hal buruk lain yang menggema di relung hatinya.
What If I Die Tomorrow?
6      6     0     
Short Story
Aku tak suka hidup di dunia ini. Semua penuh basa-basi. Mereka selalu menganggap aku kasat mata, merasa aku adalah hal termenakutkan di semesta ini yang harus dijauhi. Rasa tertekan itu, sungguh membuatku ingin cepat-cepat mati. Hingga suatu hari, bayangan hitam dan kemunculan seorang pria tak dikenal yang bisa masuk begitu saja ke apartemenku membuatku pingsan, mengetahui bahwa dia adalah han...
Saat Aku Bersama Sarra
3      3     0     
Short Story
Saat aku bersama Sarra rasanya menyebalkan. Namun, saat bersamanya pula aku menyadari sesuatu yang tak pernah aku sadari sebelumnya.
Goresan Luka
438      366     10     
Short Story
Cerpen ini menceritakan tentang kisah nyata hidupku. Aku memiliki kakak yang mempunyai kecacatan mental yang bernama Ina. Meskipun mempunyai kekurangan, aku sangat menyayanginya. Aku sangat takut kehilangannya. Hingga pada suatu hari ia meninggalkanku ketika pulang les menari. Aku dan keluargaku benar-benar khawatir padanya. Akankah kak Ina dapat ditemukan? Akankah kak Ina benar-benar pergi menin...
Cinta Tau Kemana Ia Harus Pulang
74      23     0     
Fan Fiction
sejauh manapun cinta itu berlari, selalu percayalah bahwa cinta selalu tahu kemana ia harus pulang. cinta adalah rumah, kamu adalah cinta bagiku. maka kamu adalah rumah tempatku berpulang.
A & O
13      4     0     
Romance
Kehilangan seseorang secara tiba-tiba, tak terduga, atau perlahan terkikis hingga tidak ada bagian yang tersisa itu sangat menyakitkan. Namun, hari esok tetap menjadi hari yang baru. Dunia belum berakhir. Bumi masih akan terus berputar pada porosnya dan matahari akan terus bersinar. Tidak apa-apa untuk merasakan sakit hati sebanyak apa pun, karena rasa sakit itu membuat manusia menjadi lebih ma...
ADA SU/SW-ARA
47      12     0     
Romance
Ada suara yang terdengar dari lubuknya Ada Swara....