Read More >>"> The Villager (5) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - The Villager
MENU
About Us  

Kayu-kayu dan batang tumbuhan tajam disulap kamu dan beberapa warga menjadi penghalang untuk monster-monster itu melewati pedesaan. Kapal-kapal ditarik ke dermaga dan disimpan di dekat rumah warga sekitar laut. Tepat pukul jam 12 malam. Monster-monster itu berboyong-boyong berdatangan berenang ketepi laut sekaligus menderam. Kamu dan warga lainnya sudah siap berperang melawan mereka. Bersembunyi dibalik jembatan untuk memanah leher mereka satu per satu tak tersisa. Mereka berusaha melewati penghalang tajam yang kamu buat dengan sekuat tenaga namun kesakitan lalu menyerah dan mati ditempat. Beberapa lainnya berusaha menggeser penghalang itu meskipun berat dan kesakitan karena penghalang itu dipenuhi duri yang tajam., Tidak sia-sia usahamu dan warga, penghalang itu berhasil menghalangi mereka untuk masuk desa. Fajar pun datang, membuat mereka panic ketakutan berlari mencari persembunyian dan gagal selamat dari cahaya dan udara matahari yang panas membakar luka dan gatal seluruh tubuh mereka menghanguskan mereka. Kalian melihat dari atas jembatan dan tersenyum senang. Kalian semua selamat dari bencana yang ada.

“Ayah.., kami berhasil menghancurkan mereka semua.”, ucap seorang pria yang membantu kamu dan warga tadi malam. “Bagus.., uangnya akan dikirim hari ini.” , balas penelepon. Sambil mengemas semua persiapan. Dia meminta kalian pulang dengan janji bahwa status ibu rumah tangga akan berubah ketika kalian sampai disana karena dia akan menyampaikan langsung pada walikota Semarang untuk membuat permintaan perubahan status ktp melalui persetujuan pemerintah di Jakarta.

Kamu dan warga terpaksa setuju dan kembali pulang ke pulau Morodemak untuk beristirahat. Sesampai di Morodemak, kamu melihat muram dan berantakannya desamu. Kalian sepakat untuk bergotong royong sebelum beristirahat di rumah masing- masing. Ketika sampai di rumah untuk mengambil perlengkapan bersih-bersih, salah satu warga mendapati seorang monster yang masih tertidur dan tinggal di rumah karena melihat peternakan kambing dan banteng. Ibu itu cepat-cepat memberitahu warga tentang hal itu sebelum petang.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
My Universe 1
127      81     0     
Romance
Ini adalah kisah tentang dua sejoli Bintang dan Senja versiku.... Bintang, gadis polos yang hadir dalam kehidupan Senja, lelaki yang trauma akan sebuah hubungan dan menutup hatinya. Senja juga bermasalah dengan Embun, adik tiri yang begitu mencintainya.. Happy Reading :)
Aku Bahagia, Sungguh..!
14      14     0     
Short Story
Aku yakin pilihanku adalah bahagiaku mungkin aku hanya perlu bersabar tapi mengapa ingatanku tidak bisa lepas darinya --Dara--
Love You, Om Ganteng
266      172     0     
Romance
"Mau dua bulan atau dua tahun, saya tidak akan suka sama kamu." "Kalau suka, gimana?" "Ya berarti saya sudah gila." "Deal. Siap-siap gila berarti."
gilanya diriku
441      308     4     
Short Story
Perjalanan anak gila yang memperjuangkan keluarganya
Mawar pun Akan Layu
45      34     0     
Romance
Semua yang tumbuh, pasti akan gugur. Semua yang hidup pasti akan mati. Apa cintamu untukku pun begitu?
How Precious You're in My Life
268      183     0     
Romance
[Based on true story Author 6 tahun] "Ini bukanlah kisah cinta remaja pada umumnya." - Bu Ratu, guru BK. "Gak pernah nemuin yang kayak gini." -Friends. "Gua gak ngerti kenapa lu kayak gini sama gua." -Him. "I don't even know how can I be like this cause I don't care at all. Just run it such the God's plan." -Me.
TERSESAT
420      337     6     
Short Story
Cerpen Romantis penuh kejutan
Cinta dalam Hayalan Bahagia
15      15     0     
Short Story
“Seikat bunga pada akhirnya akan kalah dengan sebuah janji suci”.
Perlawanan Suku Pedalaman
1500      1124     6     
Short Story
Seorang tentara bayaran yang terjebak ditengah kehidupan ksatria suku pedalaman. Akankah dia akan menemukan jiwa ksatria layaknya suku tersebut???
Salju yang Memeluk Awan [PUBLISHING IN PROCESS]
367      209     0     
Romance
Cinta pertamaku bertepuk sebelah tangan. Di saat aku hampir menyerah, laki-laki itu datang ke dalam kehidupanku. Laki-laki itu memberikan warna di hari-hariku yang monokromatik. Warna merah, kuning, hijau, dan bahkan hitam. Ya, hitam. Karena ternyata laki-laki itu menyimpan rahasia yang kelam. Sebegitu kelamnya hingga merubah nasib banyak orang.