Read More >>"> The Friends of Romeo and Juliet (24. Hamka) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - The Friends of Romeo and Juliet
MENU
About Us  

“Langsung pulang?” Dilar bertanya padaku.

“Bentar lagi nih,” tapi aku sudah membereskan tas. Hanya ada satu keperluan lagi, dan kayaknya Dilar nggak perlu tahu apa itu.

“Ya udah, aku duluan nih?”

“Duluan aja gih, eh,” aku lalu mengingatkannya, “laporan resmi ke Kak Junna sana.” Aku menyeringai, Dilar menatapku jijik.

“Apaan sih senyum serem gitu?”

“Sialan. Udah sana, sekalian makasih ke Pak Adamas.”

“Heh, Ketua OSIS malah mangkir. Mau kemana?”

“Ketemu Yosi!”

Seelum melihat ekspresinya, aku sudah melesat. Aku cuma lari karena merasa tidak enak sudah meminta tolong dicarikan orang untuk membantu tugas seni, tapi malah minta tolong sendiri ke Yosi. Eh, tapi Yosi yang menawarkan sih.

Yah, nanti tuh anak kubelikan es krim deh, sebagai tanda maaf.

Aku menuju ke taman belakang, katanya kalau mau hari ini bikin sketsa. Aku heran sih, tapi kuikuti saja maunya.

“Gini…aku mau nanya, kamu pacaran ya?”

Langkahku terhenti begitu sampai ke taman belakang. Yosi dan….suara yang satu lagi pelan, lembut, tapi bukannya tidak kukenal. Temannya si Bendahara nggak becus.

“Eh? Maksudnya apa kak?”

“Itu lho…aku liat kamu sama…si Dilar.”

Deg. Kenapa nama Dilar dibawa-bawa??

“Yang di ruang OSIS.”

Kesunyian yang pekat dan napas Rey (oh, ya, itu nama temannya) terdengar agak cepat. Panik, simpulku cepat.

“Ng-nggak tahu…maksud Kak Yosi?”

“Haaaaah, masih pura-pura ya? Kamu pacaran sama Dilar karena apa sih? Biar dapet grooming kucingmu gratis? Atau kamu cuman suka mukanya doang? Kamu tau kan kalau dia sama cewek-cewek itu suka main-main….”

“Kak Dilar nggak begitu!”

Ganti aku yang terlonjak.

Terdengar rengsekan daun-daun, kulihat dari pojok dinding Yosi mendekati Rey dengan langkah diseret.

“Bu-bukan…aku sama Kak Dilar nggak…”

“Jadi sama aku mau dong?”

Rey menggeleng kuat-kuat, dengan napas tertahan kulihat dia mundur takut-takut. Masalahnya, taman belakang dilindungi dinding tinggi dan jalan buntu. Cewek itu nggak bisa kemana-mana.

Tapi kenapa aku diam saja?

Belum aku bereaksi atas pikiran itu, Yosi membekap cewek itu dan menangkap kedua tangannya dengan satu tangan. Rey tentu saja meronta. Tapi dia juga tidak bisa menjerit atau meminta tolong.

Tolong dia.

Ayo gerak Hamka!!!

Mana rasa keadilanmu yang biasanya tinggi??!

Karena dia teman Yuki….

Seketika dingin yang familiar meliputi sekujur tubuhnya, sebelum menoleh, dia ingat. Ingat bagaimana anjing besar menyerangnya. Ingat bagaimana dia menjerit-jerit kesetanan karena takut. Ingat bagaimana pemilik anjing itu tidak meminta maaf, tidak juga kelihatan menyesal.

Ingat wajah blasteran si gadis kecil yang memegang tali kekang anjing besar itu.

Dan sekarang yang ada di hadapannya adalah wajah Dilar, yang menatapnya aneh. Ada Kak Junna di belakangnya.

“Kamu ngapain di si--” belum habis Kak Junna bicara, dia langsung terdiam dan melesat ke taman belakang.

“REY!!!”

Dilar langsung tegang dan dalam sekejap sudah menyusul Kak Junna.

Aku, tetap di tempatku. Dengan segala pikiran berkecamuk.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
KETIKA SEMUA DIAM
4      4     0     
Short Story
Muhammad Safizam, panggil saja Izam. Dilahirkan di kota kecil, Trenggalek Jawa Timur, pada bulan November 2000. Sulung dari dua bersaudara, memiliki hobby beladiri \"Persaudaraan Setia Hati Terate\". Saat ini menjadi seorang pelajar di SMK Bintang Nusantara School Sepatan Tangerang, prog. Keahlian Teknik Komputer & Jaringan kelas 11. Hub. Fb_q Muhammad Safizam
Menuntut Rasa
274      225     3     
Short Story
Ini ceritaku bersama teman hidupku, Nadia. Kukira aku paham semuanya. Kukira aku tahu segalanya. Tapi ternyata aku jauh dari itu.
Under The Same Moon
3      3     0     
Short Story
Menunggumu adalah pekerjaan yang sudah bertahun-tahun kulakukan. Tanpa kepastian. Ketika suatu hari kepastian itu justru datang dari orang lain, kau tahu itu adalah keputusan paling berat untukku.
Loker Cantik
5      5     0     
Short Story
Ungkapkan segera isi hatimu, jangan membuat seseorang yang dianggap spesial dihantui dengan rasa penasaran
Asrama dan Asmara
4      4     0     
Short Story
kau bahkan membuatku tak sanggup berkata disaat kau meninggalkanku.
Wannable's Dream
365      47     0     
Fan Fiction
Steffania Chriestina Riccy atau biasa dipanggil Cicy, seorang gadis beruntung yang sangat menyukai K-Pop dan segala hal tentang Wanna One. Dia mencintai 2 orang pria sekaligus selama hidup nya. Yang satu adalah cinta masa depan nya sedangkan yang satunya adalah cinta masa lalu yang menjadi kenangan sampai saat ini. Chanu (Macan Unyu) adalah panggilan untuk Cinta masa lalu nya, seorang laki-laki b...
Delapan Belas Derajat
125      38     0     
Romance
Dua remaja yang memiliki kepintaran di atas rata-rata. Salah satu dari mereka memiliki kelainan hitungan detak jantung. Dia memiliki iris mata berwarna biru dan suhu yang sama dengan ruangan kelas mereka. Tidak ada yang sadar dengan kejanggalan itu. Namun, ada yang menguak masalah itu. Kedekatan mereka membuat saling bergantung dan mulai jatuh cinta. Sayangnya, takdir berkata lain. Siap dit...
If...Someone
24      10     0     
Romance
Cinta selalu benar, Tempatnya saja yang salah.
Sepasang Dandelion
66      18     0     
Romance
Sepasang Dandelion yang sangat rapuh,sangat kuat dan indah. Begitulah aku dan dia. Banyak yang mengatakan aku dan dia memiliki cinta yang sederhana dan kuat tetapi rapuh. Rapuh karena harus merelakan orang yang terkasihi harus pergi. Pergi dibawa oleh angin. Aku takkan pernah membenci angin . Angin yang selalu membuat ku terbang dan harus mengalah akan keegoisannya. Keindahan dandelion tak akan ...
Our Tears
15      3     0     
Romance
Tidak semua yang kita harapkan akan berjalan seperti yang kita inginkan