Read More >>"> impianku bersama idolaku
Loading...
Logo TinLit
Read Story - impianku bersama idolaku
MENU
About Us  

IMPIANKU BERSAMA IDOLAKU

( karya : indri lestari )

            Namaku Indri lestari biasa dipanggil Indri. Aku tinggal di desa Kebonagung kabupaten Kendal ( Jawa Tengah ). Aku merupakan salah satu fans dari penyanyi terkenal yaitu Justin bieber. Sudah 7 tahun lamanya aku menjadi beliebers ( nama penggemar justin bieber ) tapi, aku sama sekali belum pernah bertemu dia. Kenapa? Alasan yang pasti karna aku tidak mempunyai uang untuk menonton konsernya. Ibuku bekerja sebagai perawat honorer di RSUD Kendal sedangkan ayahku bekerja sebagai wiraswasta. Tentunya orang tuaku tidak bisa membiayaiku untuk menonton konsernya. Teringat waktu tahun 2011 Justin bieber pernah menggelar konsernya di Indonesia. Saat itu aku baru berusia 8 tahun dan aku sangat ingin menonton konsernya. Aku berkata kepada ibuku :

Aku     : “ bu, ayo kita nonton konser justin bieber. Tiketnya 500 ibu per orang.”

Ibu       : “ kamu mintanya jangan aneh-aneh toh nanti di TV di tayangin”

Aku     : “ beneran? Oke kalau begitu aku akanmenonton TV dari jam 6 kan konsernya     

                 mulainya jam 6.” ( dengan wajah yang sangat gembira )

ibu       : ( ibuku hanya tersenyum )

            jam 6 aku suadah berada di depan TV dan memilih semua saluran TV yang ada konser justin bieber. Aku terus mencari sampai pukul 8 dan tidak ada tayangan konser justin bieber. Dengan raut muka yang sedih dan kecewa, aku berkata kepada ibu

aku      : “ bu, kok nggak ada semua?”

ibu       : “ ibu juga tidak tahu”

            seketika itu aku sadar bahwa ibuku telah berbohong. Aku tahu mengapa ibuku berbohong. Karena dia tidak ingin membuat anaknya sedih karna tidak bisa mengajaknya bertemu dengan idolanya. Sejak saat itu, aku sangat termotivasi dengan Justin bieber. Waktu aku kelas 3 MI aku ikut menjadi peserta lomba pidato bahasa inggris tingkat kabupaten. Waktu itu kepala sekolah bertanya kepadaku:

 

kepala sekolah : “ kamu mau tidak ikut lomba pidato bahasa inggris?’’

seketika aku bingung dan menjawab

aku                  : “ pidato itu yang bicara didepan  orang banyak ya bu?”

kepala sekolah : “ iya, tapi ini menggunakan bahasa inggris”

                            dengan wajah yang semakin bingung akupun menjawab

aku                  : “ saya kan tidak bisa berbahasa inggris bu. Saya hanya bisa lagu bahasa     

                            inggris bukan berbicara inggris. Hehehe..”                    

kepala sekolah : “ maka dari itu saya memilih kamu, untuk mewakili sekolah kita dalam lomba ini. Masalah bisa atau tidak bisa nanti gampang yang penting kamu mau dulu..”

aku                   : “ iya bu, saya mau”

kepala sekolah : “ ini sudah tak buatkan teks bahasa inggrisnya besok setelah pulang sekolah    kamu jangan pulang dulu nanti tak ajarin cara bacanya dan cara menghafalnya”

              keesokan harinya setelah pulang sekolah, aku diajarkan guruku membaca dan menghafalkan teks pidato bahasa inggris. Parangraf demi paragraf aku hafalkan setiap hari. Aku membutuhkan waktu 4 hari untuk bisa menghafalkan teks pidato bahasa inggris yang panjangnya Cuma 1 lembar. Hanya selang 3 hari setelah aku menghafal, akhirnya aku mengikuti lomba. Teringat, disana peseta lombanya kebanyakan  kelas 5. Sehingga kepercayaan diriku berkurang karna aku baru kelas 3. Aku maju didepan peserta yang jumlanya 41 untuk menyampaikan pidatoku. Setelah semuanya selesai kami menuggu pengumuman hasil lomba. Setelah diumumkan, akhirnya aku tidak juara. Bagi peserta lainnya itu akan menjadi pengalaman yang sedih, tapi bagiku itu pengalaman yang membanggakan. Karna aku berada diurutan 15 dari 41 peserta. Aku juga sangat bangga karna aku bisa berpidato bahasa inggris di usiaku yang baru 8 tahun itu semua karna aku termotivasi oleh justin bieber yang mendorongku untuk bisa bahasa inggris.

              Sejak saat itu, aku semakin ngefans dengan justin bieber. Sampai-sampai aku mempunyai impian dan motivasi “ selama aku sekolah aku akan menjadi peringkat 1 gara nanti bisa ikut pertukaran pelajar ke Amerika. Sehingga aku bisa nonton konser Justin bieber” sejak saat itu, aku semakin rajin belajar

             Impian itu selalu ada sampai sekarang aku baru lulus SMP. Semenjak aku mempunyai impian itu, aku menjadi anak yang percaya diri, pemberani dan selalu berusaha untuk menggapai impian. Aku juga sering mewakili lomba disekolahku yang bidangnya puclic speaking. Ya.. walupun tidak pernah menjadi juara.

            Walaupun aku tidak mempunyai biaya untuk bertemu justin bieber, tapi pikirku Justin bieber akan lebih bangga melihat beliebers yang sukses karena termotivasi dia. Sehingga aku mempunyai cita – cita untuk menjadi dosen. Setiap malam aku berusaha untuk sholat tahajud setiap hari dan meminta kepada Allah untuk mengabulkan semua doa, impian dan harapanku.

          Mungkin ini terlalu berlebihan saat menjadikan idolaku sebagai motivasi dalam belajar. Karna sebab itu aku sering di bully oleh teman – temanku karena mereka berpikir bahwa impianku untuk bertemu justin bieber adalah suatu hal yang mustahil. Bullyan mereka kepadaku :

“Lebay baget si lu” aku “ aku emang lebay”

“ jadi orang itu jangan kepedean!” jawabku “aku berusaha untuk just be myself”

“ sadar gak sih lo. Kalau impian lo tu Cuma ada di mimpi” jawabku “ tahu dari mana? Emang ada buktinya?”

Dan masih banyak lagi. Padahal orang yang luar biasa adalah orang yang mempunyai mimpi dan berhasil menggapainya. Kalau orang itu tidak punya mimpi bagaimana dia akan meraih mimpinya?.

Setiap orang pasti mempunyai selera yang berbeda – beda. Ini seleraku, selama selera kita tidak merugikan orang lain tidak masalah bukan?

Hingga saat ini aku masih mempunyai impian itu. Entah sampai kapan impian itu akan berakhir. Pesanku “ jika kamu mempunyai mimpi dan ingin terwujud, kamu harus berusaha mewujudkannya dan jangan lupa, jika kamu sudah berusaha dan berdoa tapi mimpi kamu tidak terwujud, ikhlaskanlah niscaya Allah telah mempunyai rencana – rencana yang lebih baik”

"jangan pedulikan mereka yang meremehkan impianmu"

sesuatu yang mustahil akan terjadi jika Allah berkehendak

mungkin bukan hanya aku beliebers setia yang tidak bisa bertemu dengan idolanya. masih banyak yang lain. aku sangat beruntung mempunyai keluarga , teman dan sahabat yang selalu mendukungku disetiap jalan yang kupilih.  bahkan untuk mewujudkan impianku, saat ini aku sering mengikuti lomba menulis puisi online demi mengumpualkan uang untuk menonton konser justin bieber. tolong doakan aku, semoga aku dapat bertemu dengan idoalku yang telah memberiku motivasi untuk menjadi orang yang lebih baik. " bermimpilah kamu sebanyak banyaknya, jika kamu tidak bisa mewujudkan mimpi itu beruntunglah kamu karna kamu tidak memiliki rasa sakit saat impianmu tak tercapai. seperti kamu mempunyai banyak bintang. dan salah satu bintang itu tak bisa kamu raih hingga jatuh sehingga kamu akan terjatuh di atas bintang - bintang yang Indah.

SELESAI

                       

 

 

                                                                           

 

 

 

Tags: story

How do you feel about this chapter?

0 1 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Amor Vincit Omnia
15      15     0     
Short Story
\'Cinta menaklukkan segalanya\'. Umpama darah yang mengalir ke seluruh tubuh, cinta telah menaklukkan rasa benci yang bagai melekat dengan tulang dan daging. Jika hujan mampu sampaikan pesan pada ibu, maka ia akan berkata, “Aku sungguh mencintainya. Dan aku berjanji akan menjaganya hingga berakhir tugasku di dunia.”
No Escape
11      11     0     
Short Story
They're trapped. They're scared. In the middle of nowhere, Cassie slowly learn how to survive, without water, without nothing. No, she's not the only one. A group of 20 people woke up in a remote island. They must work together to find not only an escape, but their lost memories as well. That, or they perish on a desolate island.
The Eye
9      9     0     
Action
Hidup sebagai anak yang mempunyai kemampuan khusus yang kata orang namanya indigo tentu ada suka dan dukanya. Sukanya adalah aku jadi bisa berhati-hati dalam bertindak dan dapat melihat apakah orang ini baik atau jahat dan dukanya adalah aku dapat melihat masa depan dan masa lalu orang tersebut bahkan aku dapat melihat kematian seseorang. Bahkan saat memilih calon suamipun itu sangat membantu. Ak...
Topan yang Sopan
10      10     0     
Short Story
Beruntung, ketika insiden itu hendak terjadi, aku berada cukup jauh dari Topan. Sialnya, ketika insiden itu barusan terjadi, mendadak aku malu sendiri, hanya dengan melihat Topan mempermalukan dirinya sendiri.
Till Death Due Us Part
15      15     0     
Short Story
I hold your hand Reminisce of our time together The walks on the park The beautiful sunset that we would watch together But now I watch it alone
Broken Wings
52      39     0     
Inspirational
Hidup dengan serba kecukupan dan juga kemewahan itu sudah biasa bagiku. Jelas saja, kedua orang tuaku termasuk pengusaha furniture ternama dieranya. Mereka juga memberiku kehidupan yang orang lain mungkin tidak mampu membayangkannya. Namun, kebahagiaan itu tidak hanya diukur dengan adanya kekayaan. Mereka berhasil jika harus memberiku kebahagian berupa kemewahan, namun tidak untuk kebahagiaan s...
Peneduh dan Penghujan
13      13     0     
Short Story
Bagaimana hujan memotivasi dusta
Nothing Like Us
1324      476     0     
Romance
Siapa yang akan mengira jika ada seorang gadis polos dengan lantangnya menyatakan perasaan cinta kepada sang Guru? Hal yang wajar, mungkin. Namun, bagi lelaki yang berstatus sebagai pengajar itu, semuanya sangat tidak wajar. Alih-alih mempertahankan perasaan terhadap guru tersebut, ada seseorang yang berniat merebut hatinya. Sampai pada akhirnya, terdapat dua orang sedang merencanakan s...
In the End
11      10     0     
Short Story
In the End, the water was always clear. The whole world reflects to me and it doesn’t care, it reflects what is already there and doesn’t nit-pick on any apparent imperfections. Everything is in a state of tranquility, just like all Ends should be. Peaceful, unbothered, impeccable.
ANSWER
11      11     0     
Short Story
Ketika rasa itu tak lagi ada....