Read More >>"> High Quality Jomblo (BAGIAN ENAM BELAS : Rani Dan Kenangan) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - High Quality Jomblo
MENU
About Us  

Jangan terlalu banyak meminta maaf. Karena maaf tidak selalu bisa menyelesaikan masalah.

--Laudito Nugroho--

TIDAK selamanya, rasa suka akan bertahan. Tidak selamanya, seseorang akan tetap singgah setelah ditumbuhkan sebuah luka bertubi-tubi. Seharusnya, kita tidak perlu bertingkah melukai jika tidak mau menanggung rasa penyesalan. Karena seperti yang kita tahu, tidak ada sesal yang datang di awal, semua penyesalan akan berada di akhir.

Entah penyesalan itu bisa diperbaiki atau tidak. Karena kesempatan kedua tidak selalu datang dua kali. Karena benar adanya, bahwa kata maaf saja terkadang tidak selalu menyelesaikan masalah. 

Di ruang kamar yang bernuansa marmer hitam dan abu-abu, Laut masih terlihat sibuk dengan mobile legends yang ada di ponselnya. Sampai-sampai ia tidak menyadari bahwa Rihana sudah ada di sampingnya dengan segelas susu coklat.

Rihana tidak mau mengganggu Laut. Karena menyadari bahwa hanya akan ada penolakan dari putranya membuat Rihana merasakan penyesalan. Menyesal, karena sudah membuat putra satu-satunya merasakan luka yang tidak seharusnya. Bahkan ketika menyadari Laut masih memilih sendiri karena kesalahannya. 

Hari itu, seharusnya Rihana mengakhiri rasa sakit di hati Laut. Dan Rihana akan mencobanya, demi maaf Laut, demi kebahagiaan Laut.

“Laut, diminum ya.”

Laut hanya diam di tempat, enggan menjawab. Meski pegangan pada ponselnya semakin erat. Diam-diam ia melihat ke arah mamanya yang mulai beranjak keluar, menutup rapat pintu kamar Laut. Pria itu memejam, merasakan beban yang menumpuk di pundaknya. Laut berharap semuanya akan berakhir baik. Walau itu seperti tidak mungkin. Laut hanya ingin seperti yang lain, merasakan hidup normal dan bahagia bersama keluarga kecilnya.

Sedetik kemudian, ia menatap susu coklat di atas narkasnya. Sambil menghela napas putus asa, ia memutuskan untuk mengabaikan. Tidak meminum barang satu teguk saja. Ia memilih mengambil jaket dan kunci mobilnya. Lalu melaju kencang mencari udara segar di Ibu Kota yang padat.

“Laut?”

Laut baru menyadari kemana arah langkahnya membawa. Di caffe sea food yang terletak di salah satu mall di kota jakarta. Caffe yang entah kenapa masih membuat Laut merasa tenang. Laut tidak yakin jika menu makanan di sini se-special itu hingga mampu membuat Laut betah di sini. 

Namun apa? Bahkan Laut tidak yakin jika kenangan yang ternyata masih membekas. Apalagi dengan posisi seperti sekarang, dengan Rani yang duduk dihadapannya. 

“Kamu masih suka makan di sini?”

Laut menganggukkan kepalanya. Ya, setidaknya ia yang dulu mengajak dan memperkenalkan Rani dengan tempat ini. Jadi, Laut rasa bukan sebuah kesalahan jika Laut tetap menyukai tempat ini ketika mereka sudah putus. Walau nyatanya, setiap Laut duduk di bangku ini, kenangan itu kadang melintas tanpa tahu malu.

“Kamu tahu sendiri. Aku suka masakan di sini. Berbeda dengan sea food di tempat lain.”

Rani mengangguk, membenarkan ucapan Laut. Keduanya lalu memesan makanan, memakan dalam keheningan. Tidak ada kata ddari keduanya. Mereka sama-sama memilih mengunci rapat bibirnya. Menikmati santapan dengan pikiran masing-masing.

“Laut..”

Laut hanya menyeruput lemonade yang dipesannya. Membiarkan Rani menyelesaikan pembicaraannya tanpa keinginan untuk menyela. 

“Lima tahun setelah kita putus.. Aku minta maaf karena selalu mengabaikan kata maaf yang kamu tujukan padaku. Laut.. Aku terlalu terluka saat itu. Dan saat itu, aku berpikir bahwa masalah tidak bisa selesai hanya dengan kata maaf.”

Laut tersenyum. Ia mencoba bersikap baik kepada Rani. Ia mencoba berdamai dengan masalalu. Mantan tidak harus berakhir menjadi lawan. Mereka bekerja dalam satu instansi. Suatu hari mereka akan saling membutuhkan. Laut harus bisa menerima keadaan. Meski Laut sendiri tidak tahu apakah bisa. Karena mendengar Rani berbicara buruk tentang Ayunda membuat sudut pandang Laut mulai berubah.

Rani yang sekarang tidak sama dengan Rani kekasihnya dahulu. Ya, memang seharusnya Laut paham hal itu. Bahwa sifat seseorang bisa berubah seiring berjalannya waktu.

“Nggak apa,” Laut tertawa. Mencoba telihat biasa saja. Lagi pula Rani tidak lagi memiliki hatinya. Walau Laut akui, kenangan sering berlalu lalang karena Rani memang kekasihnya yang paing lama bertahan dengannya. Sekitar tiga tahun. Namun, kenangan tidak selalu mengartikan perasaan yang sama. 

“Aku sudah melupakan itu. Dan aku berharap kamu memaafkan aku yang mengabaikan kamu selama lima tahun. Dan itu  bukan waktu yang sebentar.”

Laut mengangguk memahami. Lalu menanyakan sebuah pertanyaan yang membuat Rani seperti tertampar. Setelah memilih meninggalkan Laut, Rani merasakan hal yang sama. Bagaimana itu luka ketika ditinggal saat sedang sayang-sayangnya. 

“Gimana kabar kamu dan Viko? Masih langgeng kan?”

Mendengar itu, Rani hanya mampu tersenyum miris, “He leave me. Like I leave you 5 thousand ago. Ternyata sakit ya, Laut? Maafkan aku.”

Laut tersenyum lagi, ia menggenggam tangan Rani, “Aku sangat mengenal Viko. Walau sekarang kami tidak berteman lagi, tetapi dia tetap seseorang yang akan berjuang keras demi cintanya.”

Setelah mengatakan itu, mereka berdua sama-sama membayar apa yang baru saja mereka makan. Mereka berdua berpisah di depan caffe  dengan perasaan yang tenang. Walau sebenarnya, masih ada hal yang disembunyikan satu hati.

Mereka tidak pulang bersama. Karena Rani memutuskan pergi ke sanggar musik untuk memberikan latihan siswa Kejora yang akan mengikuti lomba musik. Sementara Laut pergi ke optik kacamata, pengen gaya dong ya, beli kacamata hitam. Selagi masih muda.

How do you feel about this chapter?

0 1 0 2 0 2
Submit A Comment
Comments (17)
  • Watermelon16543

    Greget parah 😘

    Comment on chapter BAGIAN SATU : Kamu, Aku, Kita Berbeda.
  • Ayuni912P

    @PauloCleopatra2339 Karena Author kweren! :D

    Comment on chapter END
  • Ayuni912P

    @Cantikalucu ya tapi kenyataan Pak Laut nggak sebaik Laudito Nugroho

    Comment on chapter END
  • Ayuni912P

    @DolphinLuluk Biarin abis Pak Laut jahat. Katanya Guru tapi gak patut digugu dan ditiru

    Comment on chapter END
  • PauloCleopatra2339

    Karakter Ayunda kenapa bisa unyu? Pak Laut juga emesss

    Comment on chapter BAGIAN SATU : Kamu, Aku, Kita Berbeda.
  • Cantikalucu

    Suka banget pasangan ini. Kalau nyata pasti gemesin ya???

    Comment on chapter SEMBILAN BELAS : Tulip Kuning
  • DolphinLuluk

    Emang ya si Ayunda, sopan santunnya kalau sama Laut suka ngawur. Itu gurumu Ayyyyy :D Gemazz

    Comment on chapter BAGIAN DUA : High Quality Jomblo
  • Ayuni912P

    @FANAMORGANA makasih lho haha

    Comment on chapter TIGA PULUH : Ayunda dan Ayah
  • Ayuni912P

    @Kia_kun katanya cinta itu harus diperjuangkan. Itu cara Rani memperjuangkan cintanya.

    Comment on chapter TIGA PULUH : Ayunda dan Ayah
  • Kia_kun

    Rani s egois....

    Ckckck....

    Ngak sadar sama apa yang udah dilakuin eh malah nambah rugi orang lain

    Comment on chapter TIGA PULUH DUA : Berpisah Itu Mudah
Similar Tags
BIYA
11      2     0     
Romance
Gian adalah anak pindahan dari kota. Sesungguhnya ia tak siap meninggalkan kehidupan perkotaannya. Ia tak siap menetap di desa dan menjadi cowok desa. Ia juga tak siap bertemu bidadari yang mampu membuatnya tergagap kehilangan kata, yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Namun kalimat tak ada manusia yang sempurna adalah benar adanya. Bidadari Gian ternyata begitu dingin dan tertutup. Tak mengij...
Light in the Dark
27      11     0     
Romance
SURAT CINTA KASIH
364      296     6     
Short Story
Kisah ini menceritakan bahwa hak kita adalah mencintai, bukan memiliki
Ghea
4      4     0     
Action
Ini tentang Ghea, Ghea dengan segala kerapuhannya, Ghea dengan harapan hidupnya, dengan dendam yang masih berkobar di dalam dadanya. Ghea memantapkan niatnya untuk mencari tahu, siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan ibunya. Penyamaran pun di lakukan, sikap dan nama palsu di gunakan, demi keamanan dia dan beserta rekan nya. Saat misi mereka hampir berhasil, siapa sangka musuh lamany...
THE HISTORY OF PIPERALES
21      10     0     
Fantasy
Kinan, seorang gadis tujuh belas tahun, terkejut ketika ia melihat gambar aneh pada pergelangan tangan kirinya. Mirip sebuah tato namun lebih menakutkan daripada tato. Ia mencoba menyembunyikan tato itu dari penglihatan kakaknya selama ia mencari tahu asal usul tato itu lewat sahabatnya, Brandon. Penelusurannya itu membuat Kinan bertemu dengan manusia bermuka datar bernama Pradipta. Walaupun begi...
Confusing Letter
14      6     0     
Romance
Confusing Letter
Adelaide - He Will Back Soon
27      9     0     
Romance
Kisah tentang kesalah pahaman yang mengitari tiga insan manusia.
Bersyukurlah
6      6     0     
Short Story
"Bersyukurlah, karena Tuhan pasti akan mengirimkan orang-orang yang tulus mengasihimu."
Lukisan Kabut
344      269     4     
Short Story
Banyak cara orang mengungkapkan rasa sayangnya kepada orang lain. Hasilnya tergantung bagaimana cara orang lain menerima perilaku ungkapan sayang itu terhadap dirinya.
When You're Here
33      17     0     
Romance
Mose cinta Allona. Allona cinta Gamaliel yang kini menjadi kekasih Vanya. Ini kisah tentang Allona yang hanya bisa mengagumi dan berharap Gamaliel menyadari kehadirannya. Hingga suatu saat, Allona diberi kesempatan untuk kenal Gamaliel lebih lama dan saat itu juga Gamaliel memintanya untuk menjadi kekasihnya, walau statusnya baru saja putus dari Vanya. Apa yang membuat Gamaliel tiba-tiba mengin...