Read More >>"> Ruang, Waktu Dan Cinta (Bagian Satu (Quote Ke-2)) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Ruang, Waktu Dan Cinta
MENU
About Us  

Quote kedua

      Keesokan harinya, ia mengunjungi desa pinggiran kota yaitu desa Sukosari. Tujuannya kesana ingin bertemu dengan anak-anak yang buta aksara, ia ingin mengajari mereka agar mereka bisa mengenal huruf sedikit demi sedikit. Namun, rencana kali ini ia sendirian dan atas nama pribadi bukan atas nama komunitas. Anak-anak buta aksara itu sudah berkumpul di taman mini Sukosari ia terlebih dahulu bersosialisasi dan saling mengenal dengan anak-anak tersebut. Ia memilih taman Sukosari, agar anak-anak tersebut tidak bosan dan lebih asyik serta cepat mudah menangkap materi yang ia ajarkan jika berada di ruangan yang terbuka. Ketika ia asyik berbincang-bincang dengan anak-anak tersebut, tiba-tiba salah satu anak yang bergabung belajar bersama Piya itu memberikan sebuah kertas binder bewarna biru muda yang digulung dan diikat dengan pita bewarna merah.

“Kak, ini untuk kakak.” Ucap Adin salah satu anak didikan Piya sambil menyerahkan kertas binder tersebut.

“Dari siapa dek Adin?” Jawab Piya sambil mengambil kertas itu.

“Dari kakak yang ada disana kak.” Jawab Adin sambil menuju tempat duduk taman yang bewarna putih.

“Mana dek, gak ada orang.”

“Loh, tadi ada disana kak.”

“Coba kamu sebutkan ciri-ciri kakak itu”

“Kakak itu orangnya ganteng kak, tinggi, dan memakai kaos bewarna putih.”

“Terima kasih ya dek Adin, kamu boleh kembali duduk.”

     Selepas mengajarkan anak-anak yang buta aksara, ia berjalan keliling taman mini Sukosari itu untuk mencari laki-laki yang memberinya quote, dan dugaannya tentang laki-laki yang memberinya quote hari ini adalah orang yang sama dengan yang memberinya payung merah dan quote beberapa hari yang lalu. Namun hasilnya nihil, tak ada laki-laki yang seperti Adin sebutkan. Karena hasilnya nihil dan langit menjadi bewarna kelabu yang menandakan hujan akan turun sehingga ia pun memutuskan untuk pulang. Sembari perjalanan pulang, di bis ia mulai membuka kertas itu dan membacanya.

Dalam sebuah kehidupan pasti ada sebuah luka dan kesedihan yang mewarnainya

Salah satunya yaitu kehilangan orang yang dicintai.

Kehilangan memang menimbulkan luka yang cukup susah untuk dilenyapkan.

Tapi percayalah Tuhan menguji kamu mengenai hal itu karena Tuhan percaya kau itu kuat menjalaninya.

Untuk itu jangan sesali yang sudah terjadi.

Ikhlaskan agar hatimu sedikit lebih terobati, lihat sekelilingmu masih ada orang yang tak seberuntung dirimu.

 Percayalah Tuhan pasti mempunyai rencana yang indah untukmu di kemudian hari.

 Tetap tersenyum.

                                                                                                                        -Uknown-

Tags: twm18

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
It Takes Two to Tango
10      10     0     
Romance
Bertahun-tahun Dalmar sama sekali tidak pernah menginjakkan kaki di kota kelahirannya. Kini, ia hanya punya waktu dua minggu untuk bebas sejenak dari tanggung jawab-khas-lelaki-yang-beranjak-dewasa di Balikpapan, dan kenangan masa kecilnya mengatakan bahwa ia harus mencari anak perempuan penyuka binatang yang dulu menyelamatkan kucing kakeknya dari gilasan roda sepeda. Zura tidak merasa sese...
I'M
311      210     0     
Romance
"Namanya aja anak semata wayang, pasti gampanglah dapat sesuatu." "Enak banget ya jadi anak satu-satunya, nggak perlu mikirin apa-apa. Tinggal terima beres." "Emang lo bisa? Kan lo biasa manja." "Siapa bilang jadi anak semata wayang selamanya manja?! Nggak, bakal gue buktiin kalau anak semata wayang itu nggak manja!" Adhisti berkeyakinan kuat untuk m...
When Home Become You
14      14     0     
Romance
"When home become a person not place." Her. "Pada akhirnya, tempatmu berpulang hanyalah aku." Him.
Cazador The First Mission
133      88     0     
Action
Seorang Pria yang menjadi tokoh penting pemicu Perang Seratus Tahun. Abad ke-12, awal dari Malapetaka yang menyelimuti belahan dunia utara. Sebuah perang yang akan tercatat dalam sejarah sebagai perang paling brutal.
Please stay in my tomorrows.
11      11     0     
Short Story
Apabila saya membeberkan semua tentang saya sebagai cerita pengantar tidur, apakah kamu masih ada di sini keesokan paginya?
Sherwin
14      13     1     
Romance
Aku mencintaimu kemarin, hari ini, besok, dan selamanya
Special
83      63     0     
Romance
Setiap orang pasti punya orang-orang yang dispesialkan. Mungkin itu sahabat, keluarga, atau bahkan kekasih. Namun, bagaimana jika orang yang dispesialkan tidak mampu kita miliki? Bertahan atau menyerah adalah pilihan. Tentang hati yang masih saja bertahan pada cinta pertama walaupun kenyataan pahit selalu menerpa. Hingga lupa bahwa ada yang lebih pantas dispesialkan.
Aku Tidak Berlari
43      35     0     
Romance
Seorang lelaki memutuskan untuk keluar dari penjara yang ia buat sendiri. Penjara itu adalah rasa bersalahnya. Setelah bertahun-tahun ia pendam, akhirnya ia memutuskan untuk menceritakan kesalahan yang ia buat semasa ia sekolah, terhadap seorang perempuan bernama Polyana, yang suatu hari tiba-tiba menghilang.
Me vs Idol
12      12     0     
Romance
Contract Lover
315      178     0     
Romance
Antoni Tetsuya, pemuda mahasiswa kedokteran tanpa pengalaman romansa berusia 20 tahun yang sekaligus merangkap menjadi seorang penulis megabestseller fantasy komedi. Kehidupannya berubah seketika ketika ia diminta oleh editor serta fansnya untuk menambahkan kisah percintaan di dalam novelnya tersebut sehingga ia harus setengah memaksa Saika Amanda, seorang model terkenal yang namanya sudah tak as...