Read More >>"> Bulan Dan Bintang (RENCANA..) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Bulan Dan Bintang
MENU
About Us  

Cewek populer, pinter, cantik, kaya dan sering mematahkan hati para cowok di sekolah nya. siapa yang tidak kenal dengan Bulan, Nama Bulan melejit seperti sinar yang menerangi malam. Bulan adalah kesukaaan bagi semua mata para cowok disekolah nya.

Seperti sekarang ini Bulan dan ke dua sahabat nya Mia dan Quenza, berjalan melewati beberapa murid untuk masuk ke kelas mereka. semua para murid disana tengah memandang takjub mereka, Namun seperti biasa yang menjadi pusat perhatian mereka adalah Bulan. 

Bulan seperti magnet yang siap menggaet siapa saja yang ingin di dekati nya, termasuk daftar cowok yang sekarang berada di dalam list nya. 

"Kenala loe cengar-cengir gitu Bul?" tanya Quenza yang menatap geli Bulan, sekarang mereka sedang berada di dalam kelas. 

Bulan tersenyum tipis. "Gue punya ide buat deketin Radit." balas nya sambil bersedekap dada.

Sontak Mia dan Quenza melotot memandang Bulan. "Loe masih ingin deketin radit? Loe aja sekarang masih deketin Jeffri, Riko dan juga Ivan.?" Tanya Quenza

" Mau di kemanain mereka bertiga Bul?" sahut Mia

" Mereka bertiga berharap banyak sama loe?" Kata Quenza kembali.

" Gue udah bilang, gue hanya ingin deketin bukan macarin." balas Bulan.

" Berarti loe hanya PHP dong?" tanya Mia

Bulan mengedikan bahu nya dengan acuh, lalu duduk dengan manis di bangku nya sambil berkata. " Terserah mereka mau anggap apa." 

Mia duduk di sebelah Bulan sedangkan Quenza duduk di depan Bulan. " Eh, loe udah denger belum?" kata Quenza

" Apa?" kata Mia dengan semangat.

Quenza mencodongkan tubuh nya. " Gue denger mereka bertiga taruhan buat dapaetin Loe Bul." bisik Quenza.

Mia menganga lebar dengan berteriak histeris. " OMG gaswat Bul, gila ya mereka bertiga emang loe dikira barang apa?" kata Mia pada Bulan.

" Ssstt.. jangan teriak gitu, mau di bawah kemana kuping gue sama loe." balas Bulan sambil menutup telinga nya. 

" Emang loe gak marah gitu, maksud gue. haraga diri loe sebagai cewek terhormat di taruhin gitu aja." kata Quenza

" Bener tuh." tambah Mia 

Bulan mengambil cermin di dalam tas nya sambil berkata. "Terserah mereka mau ngapain aja, tapi yang pasti gue gak akan pernah memilih mereka bertiga." balas Bulan dengan acuh.

" Salut gue sama Loe." sahut Quenza.

" Ya, loe doyan banget matahin para cowok disini, padahal mereka paling ganteng di sekolah ini." tambah Mia.

" Gue gak ada niat matahin." 

" Ya, tapi niat ngancurin." sahut Mia dan Quenza bersamaan. 

Bulan tersenyum dan mengerlingkan mata nya. " Nah itu, loe pada pinter." Kata Bulan sambil bercermin.

Mia dan Quenza hanya menganga lebar, di detik kemudian mereka tersenyum geli, sampai pada akhir nya guru sudah mulai memasuki kelas mereka, dan memulai pelajaran. 

***

" Bin, habis ini kita nongkrong yuk." Ajak Radit dengan berbisik pada Bintang,  karna sekarang pelajaran sedang di mulai. 

" Gue males." balas Bintang dengan lesu.

" Tumben, loe males Bin.?" 

" Ada apa radit, kok bisik-bisik gitu.?" tanya Pak Tomo guru matematika yang sedang mengajar. 

" Eh, engak kok Pak. tadi banyak nyamuk pak." sangkal Radit.

" Jangan banyak alasan, diam dan perhatikan pelajaran nya." 

" Baik pak." 

Sedangkan Bintang hanya bisa menguap dengan lebar, Jika Bu.Tasya bisa di kibuli, maka Pak Tomo tidak bisa di bohongi. Jika Bintang lolos dari pelajaran Bahasa, maka Bintang tidak akan lolos pada pelajaran Matematika. masalah nya Bintang tidak bisa lolos dari pandangan pak Tomo yang sedang mengajar. karna berbagai alasan slalu di tepis oleh Pak Tomo, dan bintang berakhir duduk manis di bangku nya saat ini. 

" Apakah ada pertanyaan?" tanya Pak Tomo kepada murid-murid nya. 

Pak Tomo memandang murid-murid nya yang tampak lesu dan diam, ia hanya mendesah pasrah melihat para murid-murid nya. " Baiklah, kita lanjut dengan bab berikut nya." kata Pak tomo kembali. Lalu Pak Tomo berbalik dan ingin ingin menjelaskan kembali.

" Saya ada pertanyaan pak?" 

Pak Tomo tersenyum lebar tatkala ada satu murid yang bertanya, dan itu berarti ada satu murid yang masih menyukai pelajaran nya. Pak Tomo berbalik dan bertanya " Ya Bintang, mana yang tidak kamu mengerti?" Kata Pak Tomo kepada Bintang yang sedang  berdiri.

" Radit ngajak saya pipis bareng pak, bagaimana boleh tidak.?" tanya Bintang.

Semua murid yang tampak lesu, sekarang malah tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan Bintang. Sedangkan Pak Tomo hanya menghembuskan nafas kasar nya, dan menatap Bintang dengan tajam. " Keluar sekarang juga." kata Pak Tomo sambil menunjuk pintu kelas. 

" Alhamdulillah, di bolehin." kata Bintang sambil mengusap wajah nya. " Ayo Dit, pipis bareng." tambah Bintang sambil menggeret lengan Radit untuk keluar kelas.

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (1)
  • dede_pratiwi

    nice story, i love it :)

    Comment on chapter PERMUSUHAN..
Similar Tags
Frasa Berasa
616      82     0     
Romance
Apakah mencintai harus menjadi pesakit? Apakah mencintai harus menjadi gila? Jika iya, maka akan kulakukan semua demi Hartowardojo. Aku seorang gadis yang lahir dan dibesarkan di Batavia. Kekasih hatiku Hartowardojo pergi ke Borneo tahun 1942 karena idealismenya yang bahkan aku tidak mengerti. Apakah aku harus menyusulnya ke Borneo selepas berbulan-bulan kau di sana? Hartowardojo, kau bah...
Sepasang Mata di Balik Sakura (Complete)
80      5     0     
Romance
Dosakah Aku... Jika aku menyukai seorang lelaki yang tak seiman denganku? Dosakah Aku... Jika aku mencintai seorang lelaki yang bahkan tak pernah mengenal-Mu? Jika benar ini dosa... Mengapa? Engkau izinkan mata ini bertemu dengannya Mengapa? Engkau izinkan jantung ini menderu dengan kerasnya Mengapa? Engkau izinkan darah ini mengalir dengan kencangnya Mengapa? Kau biarkan cinta ini da...
Secret’s
48      27     0     
Romance
Aku sangat senang ketika naskah drama yang aku buat telah memenangkan lomba di sekolah. Dan naskah itu telah ditunjuk sebagai naskah yang akan digunakan pada acara kelulusan tahun ini, di depan wali murid dan anak-anak lainnya. Aku sering menulis diary pribadi, cerpen dan novel yang bersambung lalu memamerkannya di blog pribadiku. Anehnya, tulisan-tulisan yang aku kembangkan setelah itu justru...
Anything For You
25      14     0     
Humor
Pacar boleh cantik! Tapi kalau nyebelin, suka bikin susah, terus seenaknya! Mana betah coba? Tapi, semua ini Gue lakukan demi dia. Demi gadis yang sangat manis. Gue tahu bersamanya sulit dan mengesalkan, tapi akan lebih menderita lagi jika tidak bersamanya. "Edgar!!! Beliin susu." "Susu apa?' "Susu beruang!" "Tapi, kan kamu alergi susu sayang." &...
MANTRA KACA SENIN PAGI
48      15     0     
Romance
Waktu adalah waktu Lebih berharga dari permata Tak terlihat oleh mata Akan pergi dan tak pernah kembali Waktu adalah waktu Penyembuh luka bagi yang sakit Pengingat usia untuk berbuat baik Juga untuk mengisi kekosongan hati Waktu adalah waktu
Ghea
4      4     0     
Action
Ini tentang Ghea, Ghea dengan segala kerapuhannya, Ghea dengan harapan hidupnya, dengan dendam yang masih berkobar di dalam dadanya. Ghea memantapkan niatnya untuk mencari tahu, siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan ibunya. Penyamaran pun di lakukan, sikap dan nama palsu di gunakan, demi keamanan dia dan beserta rekan nya. Saat misi mereka hampir berhasil, siapa sangka musuh lamany...
Just a Cosmological Things
8      3     0     
Romance
Tentang mereka yang bersahabat, tentang dia yang jatuh hati pada sahabatnya sendiri, dan tentang dia yang patah hati karena sahabatnya. "Karena jatuh cinta tidak hanya butuh aku dan kamu. Semesta harus ikut mendukung"- Caramello tyra. "But, it just a cosmological things" - Reno Dhimas White.
ATHALEA
17      10     0     
Romance
Ini cerita tentang bagaimana Tuhan masih menyayangiku. Tentang pertahanan hidupku yang akan kubagikan denganmu. Tepatnya, tentang masa laluku.
KATAK : The Legend of Frog
2      2     0     
Fantasy
Ini adalah kisahku yang penuh drama dan teka-teki. seorang katak yang berubah menjadi manusia seutuhnya, berpetualang menjelajah dunia untuk mencari sebuah kebenaran tentangku dan menyelamatkan dunia di masa mendatang dengan bermodalkan violin tua.
ADITYA DAN RA
223      54     0     
Fan Fiction
jika semua orang dapat hidup setara, mungkin dinamika yang mengatasnamakan perselisihan tidak akan mungkin pernah terjadi. Dira, Adit, Marvin, Dita Mulailah lihat sahabatmu. Apakah kalian sama? Apakah tingkat kecerdasan kalian sama? Apakah dunia kalian sama? Apakah kebutuhan kalian sama? Apakah waktu lenggang kalian sama? Atau krisis ekonomi kalian sama? Tentu tidak...