Read More >>"> Just Me [Completed] (29 - Pengumuman) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Just Me [Completed]
MENU
About Us  

Pagi ini Sandi sudah lebih dulu berangkat karena ingin menjemput Lauren sedangkan Viola masih bergulat dengan baju seragam dan segala alat tulisnya di kamar tidurnya dengan cepat karena Raffa menunggunya

Viola memang sudah bangun sejak pagi tadi dia juga sudah sarapan namun selesai dia mandi dia memilih untuk bermain ps dulu dibandingkan dengan mempersiapkan untuk berangkat sekolah, pekerjaan rumahnya memang sudah selesai tapi dia belum menyiapkan segalanya

Padahal ini hari pertamanya Viola dijemput oleh Raffa yang sekarang berstatus sebagai pacarnya, tapi dia malah membuat keributan seperti ini

“gue siap” kata Viola setelah sampai di lantai bawah sambil menenteng sepatunya dan tas yang hanya disampirkan di bahunya rambutnya juga tergerai acak acakan.

“siap? Masih acak acakan kaya gitu”

“udah, gue beresin semuanya di mobil lo. Daripada kita telat”

“udah ayo cepetan” Viola menarik tangan Raffa menuju halaman rumahnya

“lo baru bangun?” tanya Raffa setwlah mereka berdua berada di mobilnya

“engga, sebenernya gue udah bangun dari tadi pagi” Viola memakai sepatu nike warna hitamnya

“terus?” Raffa mengernyitkan dahinya

“terus apanya?” Viola sekarang tengah merapihkan rambutnya menggunakan jari jari tangannya

“kenapa jam segini lo belum siap? Lo ngapain aja?”

“gue tadi main ps dulu. Utung aja ya lo tuh bawa mobil jadi gue bisa make sepatu sama ngerapihin rambut gue di mobil lo” sekarang rambut Viola sudah rapih terkuncir kuda

“ps tuh bisa nanti kali”

“tadinya niat gue gitu. Tapi setelah gue selesai sarapan gue ngeliat ps di kamar gue dan gue gak tahan pengen banget mainin”

“lebay lo” Viola terkekeh tak berdosa

Sekarang Viola dan teman temanya sedang berada di kantin bersama dengan teman-temannya. Sebenarnya mereka sudah tau tentang info bahwa Raffa dan Viola jadian semalem, pasalnya Raffa mengupload foto Viola dengan caption yang mesra

“ga nyangka ya lo berdua bisa jadian tiba-tiba gitu” ucap Dimas kepada Raffa dan Viola

“nyangka aja” kata Raffa

“gini nih gue sebel sama lo tuh” kata Dimas

Raffa tiba-tiba berdiri dari kursi duduknya

“Raffa ngapain?” tanya Angel. Vero mengedikkan bahunya. Raffa memang selalu mebuat kejutan dengan tingkahnya yang tidak bisa ditebak

“PERHATIAN” ucap Raffa dengan suara yang lantang

“lo ngapain?” tanya  Viola dengan berbisik

“GUE MAU NGASIH TAU SATU HAL SAMA KALIAN” seisi kantin tertarik pada ucapan Raffa kali ini sehingga membuatnya menjadi pusat perhatian

“KEMARIN MALAM, GUE SAMA VIOLA SAH JADIAN” Raffa menggenggam tangan Viola. Sehingga membuat Viola kaget. Raffa mengatakan itu sambil menatap tajam ke arah Dinar. Namun, Dinar hanya membuang mukanya.

“DAN GUE MAU BILANG SAMA KALIAN. SEKALI AJA KALIAN NYAKITIN, BAHKAN NGEGORES APALAGI BUAT LUKA SAMA PACAR GUE. GUE PASTIIN LO BAKAL TUTUP MATA SELAMANYA” semuanya begidik ngeri setelah mendengar ucapan Raffa

“lo apaan sih. Malu tau ga”

“malu-malu seneng kan?”

“engga”

----

Sekarang teman teman Raffa tengah berada di Kafe mereka sedang berkumpul sambil menunggu kedatangan Raffa karena Raffa ingin menceritakan sesuatu yang penting

“si Raffa mana sih? Lama anjir” gerutu Dimas

“iya kemana sih tuh bocah” timpal Fino

“sabar napa. Lu kaya gak tau Jakarta aja” kata Vero

    Ponsel Sandi bergetar tanda ada telfon

“eh telpon tuh San” kata Fino yang melihat ponsel Sandi di atas meja kafe

“si Raffa” kata Sandi menunjukkan layar ponselnya

“angkat”

“angkat”

“angkat cepet”

halo Raf

--San kesini cepet

lo kenapa?

--anak kelas 12 tawuran. bonyok mereka

anak Lipan?

--iya cepet di gang sepi deket sekolah Tunas Bangsa

oke

Tut..Tut..Tut

“anjir anak Nasa cari mati” kata Vero kesal

“anjing banget!” kata Sandi

“bangsat anjing!” kata Fino

“udah cepet kita susul” kata Dimas lalu semuanya bergegas menuju mototrnya lalu melajukan motornya di atas rata rata dan menuju tempat yang tadi Raffa bilang

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
ALVINO
36      13     0     
Fan Fiction
"Karena gue itu hangat, lo itu dingin. Makanya gue nemenin lo, karena pasti lo butuh kehangatan'kan?" ucap Aretta sambil menaik turunkan alisnya. Cowo dingin yang menatap matanya masih memasang muka datar, hingga satu detik kemudian. Dia tersenyum.
#SedikitCemasBanyakRindunya
60      24     2     
Romance
Sebuah novel fiksi yang terinspirasi dari 4 lagu band "Payung Teduh"; Menuju Senja, Perempuan Yang Sedang dalam Pelukan, Resah dan Berdua Saja.
Invisible Girl
19      14     0     
Fan Fiction
Cerita ini terbagi menjadi 3 bagian yang saling berkaitan. Selamat Membaca :) Jangan Lupa tinggalkan Like dan Komentar nya yaa :) Borahae
Bukan kepribadian ganda
105      47     0     
Romance
Saat seseorang berada di titik terendah dalam hidupnya, mengasingkan bukan cara yang tepat untuk bertindak. Maka, duduklah disampingnya, tepuklah pelan bahunya, usaplah dengan lembut pugunggungnya saat dalam pelukan, meski hanya sekejap saja. Kau akan terkenang dalam hidupnya. (70 % TRUE STORY, 30 % FIKSI)
Mencintaimu di Ujung Penantianku
37      20     0     
Romance
Perubahan berjalan perlahan tapi pasti... Seperti orang-orang yang satu persatu pergi meninggalkan jejak-jejak langkah mereka pada orang-orang yang ditinggal.. Jarum jam berputar detik demi detik...menit demi menit...jam demi jam... Tiada henti... Seperti silih bergantinya orang datang dan pergi... Tak ada yang menetap dalam keabadian... Dan aku...masih disini...
Benang Merah, Cangkir Kopi, dan Setangan Leher
4      4     0     
Romance
Pernahkah kamu membaca sebuah kisah di mana seorang dosen merangkap menjadi dokter? Atau kisah dua orang sahabat yang saling cinta namun ternyata mereka berdua ialah adik kakak? Bosankah kalian dengan kisah seperti itu? Mungkin di awal, kalian akan merasa bahwa kisah ini sama seprti yang telah disebutkan di atas. Tapi maaf, banyak perbedaan yang terdapat di dalamnya. Hanin dan Salwa, dua ma...
Mendadak Pacar
104      35     0     
Romance
Rio adalah seorang pelajar yang jatuh cinta pada teman sekelasnya, Rena. Suatu hari, suatu peristiwa mengubah jalannya hari-hari Rio di tahun terakhirnya sebagai siswa SMA
Foxelia
17      14     0     
Action
Red Foxelia, salah satu stuntman wanita yang terkenal. Selain cantik, rambut merahnya yang bergelombang selalu menjadi bahan bicara. Hidupnya sebagai aktor pengganti sangatlah damai sampai akhirnya Red sendiri tidak pernah menyangka bahwa ia harus melakukan aksi berbahayanya secara nyata saat melawan sekelompok perampok.
ARABICCA
45      20     0     
Romance
Arabicca, seorang gadis penderita schizoid personality disorder. Selalu menghindari aktivitas sosial, menjauhi interaksi dengan orang lain, tertutup dan mengucilkan diri, terpaksa harus dimasukkan ke sekolah formal oleh sang Ayah agar dia terbiasa dengan aktivitas sosial dan berinteraksi dengan orang lain. Hal tersebut semata-mata agar Arabicca sembuh dari gangguan yang di deritanya. Semenj...
CAFE POJOK
51      17     0     
Mystery
Novel ini mengisahkan tentang seorang pembunuh yang tidak pernah ada yang mengira bahwa dialah sang pembunuh. Ketika di tanya oleh pihak berwajib, yang melatarbelakangi adalah ambisi mengejar dunia, sampai menghalalkan segala cara. Semua hanya untuk memenuhi nafsu belaka. Bagaimana kisahnya? Baca ya novelnya.