Read More >>"> Just Me [Completed] (25 - Diculik) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Just Me [Completed]
MENU
About Us  

Hari ini Viola sudah kembali beraktivitas seperti biasa, Viola sudah kembali masuk sekolah. Tadi pagi Raffa yang menjemputnya untuk pergi ke sekolah. Bel sekolah sudah berbunyi Viola dan teman-temannya beranjak untuk pulang

"Gue ke toilet dulu ya" kata Viola

"Gue anter deh" tawar Angel

"Gausah gue sendiri aja"

"Lo hati-hati"

"Iya"

"Gue tunggu sini ya" Viola mengangguk. Viola dan Angel memang berniat untuk pergi pulang sekolah ini

Viola menyusuri koridor untuk menuju toilet, tapi saat langkahnya menuju toilet dia diselengkat oleh sebuah kaki yang membuatnya jatuh

"Anjir" ucap Viola saat tubuhnya mencium lantai

"Ka Dinar?" Ucap Viola saat tau yang menyelengkatnya adalah Dinar

"Apa kabar, La?" Dinar tersenyum smirk. Viola aneh karena tidak biasanya Dinar seperti ini

"Lo kenapa?"

"Gue kenapa? Lo lupa? Gue pernah bilang kan sama lo. gue gaakan lupa kejadian dimana lo mempermalukan gue di depan anak sekolah" kini Dinar hanya sendirian tanpa kedua dayangnya. Viola juga tak mengerti darimana Dinar tau dia akan ke toilet

"Lo masih gasuka ke gue?"

"Jelas. Sampai kapanpun gue bakal benci lo. Lo tuh bitch, pelacur, jablay, jalang, cewek gatau diri"

“STOP” Viola tak terima akan perkataan tak senonoh yang diucapkan Dinar krpadanya

“kenapa? lo gasuka? Mau tampar gue? Silahkan nih” Dinar menunjuk nunjuk pipinya seakan menyuruh Viola untuk menamparnya. Tak main-main akhirnya Viola hendak menampar Dinar tapi niatnya terhalang karena ada seseorang yang membekapnya dari belakang. Hingga dia pingsan

"Kena kan lo" ucap Dinar

~~~~

Angel sedari tadi hanya mondar mandir sudah hampir 2 jam sejak Viola pamit ke toilet tapi Viola belum kunjung kembali. Angel sudah mengecek ke seluruh ruangan disekolahnya itu namun tidak ada tanda tanda keberadaan di sekolah, Angel juga sudah menelepon ke rumahnya Viola, dan Viola tidak ada disana

"Ola kemana sih?"

"Gue telpon Vero kali ya?"

--ada apa sayang?

Ver ini masa dari dua jam yang lalu Ola kan izin ke toilet sama aku, sampe sekarang belom balik Ver

--loh kok bisa? Coba kamu cek ke toilet, ke seluruh ruangan. Sama telpon ke rumahnya

Udah Ver, udah aku coba semuanya. Kamu kesini Ver plis aku takut

--oke aku otw ya

Makasih Ver

--iya

Tut..tut..tut..

Setelah tak lama Vero sampai di sekolah dia tidak sendiri, dia juga mengajak Fino, Dimas dan Sandi. Tapi tidak Raffa sejak pagi tadi Raffa tidak diketahui keberadaannya. Angel sudah menceritakan kronologis yang terjadi

"Gila, Ola kemana ya? Ga biasanya juga kaya gini" ucap Sandi

"Semua salah gue, harusnya tadi gue nganterin dia ke sekolah" ucap Angel

"Engga, ini semua udh takdir kamu jangan nyalahin diri kamu sendiri" ucap Vero

"Iya Vero bener. Lo jangan nyalahin diri lo sendiri" ucap Dimas

"Yaudah, mending lo telpon cewek-cewek deh kasih tau kabar ini, gue mau ngehubungin Raffa" ucap Fino

Angel memberitahu kabar ini kepada Mawar, Lauren dan Elen bersyukur nya mereka berhasil dihubungi dan sedang menuju sekolah. Sedangkan Fino masih terus menghubungi Raffa

"Raffa kemana sih, disaat kaya gini susah dihubungi" gumam Fino

"Lo telpon rumahnya coba Fin"usul Sandi

Fino menyetujui ucapan Sandi, akhirnya telpon tersambung dengan seorang perempuan paruh baya yang Fino yakini adalah asisten rumah tangganya Raffa

Hallo

--Hallo dengan siapa?

Oh, ini Fino, Bi temennya Raffa

--oh Mas Fino

Iya, Bi. Mau nanya nih? Raffanya ada ga ya dirumah. Ko dari tadi ga bisa di hubungi ya

--Mas Raffa ada dirumah, tadi siang dia pulang udh babak belur, bonyok banget Mas. Ini aja masih lemes berdiri susah

Dia babak belur? Kobisa bi?

--bibi juga gatau Mas. Emang ada apa ya Mas

Tadinya kami mau ngabarin Ola hilang bi gatau kemana, takutnya Raffa bisa bantu. Tapi, kalau keadaannya kaya gitu yaudah makasih bi

--oalah mba Ola ilang? Nanti kalo mba Ola ketemu kabari yo Mas

Ya Bi makasih

Tut..tut..tut

"Ola kemana, Bi?" Tanyanya

"Oh, Mas itu loh mas anu"

"Bi, Raffa denger semua percakapan bibi jadi bibi gausah nyembunyiin apa apa dari Raffa" yap, sejak tadi Raffa mendengarkan percakapan Bi Irah dengan Fino

"Itu mas, kata Mas Fino tadi Mba Ola hilang"

"Ola ilang? Yaudh Bi, Raffa pergi dulu"

"Mas Raffa gabisa kemana mana, Mas Raffa masih lemes gitu"

Raffa tidak mendengarkan perkataan Bi Irah. Keadaan Raffa sekarang memang masih belum pulih, bahkan dikatakan masih sakit. Raffa terus berpikir siapa yang berani menculik Viola, Raffa membawa mobilnya mengitari Jakarta yang cukup ramai ini

Tiba-tiba Raffa teringat akan beberapa kejadian yang belakangan ini meneror Viola. Dia mengingat sesuatu yang terjadi pada Viola pada awal dia mulai dekat Viola. Dan semua bersangkut paut dengan Dinar, seorang perempuan yang selalu mengejar-ngejar dia

"Dinar" ucap Raffa

Raffa langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju tempat yang ia curigai. Dia tak peduli akan kondisi tubuhnya yang masih belum stabil

Viola mengerjapkan matanya berkali-kali. Tangannya terasa sakit seperti ada sesuatu yang menahannya. Ya betul saja kali ini Viola sedang di sekap, tangan dan kakinya juga diikat. Sehingga dia tak bisa berkutik sama sekali

"Sadar lo" Viola kenal betul suara itu, Viola sadar bahwa suara itu adalah suara seseorang yang tadi membekapnya

"Lo mau apa sih?" Tanya Viola

"Gue kan bilang lo jauh jauh dari Raffa, kenapa makin hari lo makin deket sama dia hah?"

"Heh ka, gue gaada niat deketin Raffa ya"

"Gaada niat? Hah lo bilang gaada niat. Alah shit" Dinar menjambak rambut Viola

"Ah shit. Lepasin rambut gue"

"Kenapa? Gue harus lepasin?"

"Ini buat lo yang ga nurut sama gue" Dinar menampar pipi Viola

"Guys matiin lampunya" Suruh Dinar kepada kedua dayangnya

Deg,

Viola kaget

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
10 Reasons Why
38      16     0     
Romance
Bagi Keira, Andre adalah sahabat sekaligus pahlawannya. Di titik terendahnya, hanya Andrelah yang setia menemani di sampingnya. Wajar jika benih-benih cinta itu mulai muncul. Sayang, ada orang lain yang sudah mengisi hati Andre. Cowok itu pun tak pernah menganggap Keira lebih dari sekadar sahabat. Hingga suatu hari datanglah Gavin, cowok usil bin aneh yang penuh dengan kejutan. Gavin selalu pu...
Ojek
5      5     0     
Short Story
Hanya cerita klise antara dua orang yang telah lama kenal. Terikat benang merah tak kasat mata, Gilang dihadapkan lagi pada dua pilihan sulit, tetap seperti dulu (terus mengikuti si gadis) atau memulai langkah baru (berdiri pada pilihannya).
Search My Couple
5      5     0     
Short Story
Gadis itu menangis dibawah karangan bunga dengan gaun putih panjangnya yang menjuntai ke tanah. Dimana pengantin lelakinya? Nyatanya pengantin lelakinya pergi ke pesta pernikahan orang lain sebagai pengantin. Aku akan pergi untuk kembali dan membuat hidupmu tidak akan tenang Daniel, ingat itu dalam benakmu---Siska Filyasa Handini.
IMAGINE
3      3     0     
Short Story
Aku benci mama. Aku benci tante nyebelin. Bawa aku bersamamu. Kamu yang terakhir kulihat sedang memelukku. Aku ingin ikut.
Behind Friendship
59      18     0     
Romance
Lo harus siap kalau rasa sahabat ini bermetamorfosis jadi cinta. "Kalau gue cinta sama lo? Gue salah? Mencintai seseorang itu kan hak masing masing orang. Termasuk gue yang sekarang cinta sama lo," Tiga cowok most wanted dan dua cewek receh yang tergabung dalam sebuah squad bernama Squad Delight. Sudah menjadi hal biasa jika kakak kelas atau teman seangkatannya meminta nomor pon...
Stay With Me
6      6     0     
Romance
Namanya Vania, Vania Durstell tepatnya. Ia hidup bersama keluarga yang berkecukupan, sangat berkecukupan. Vania, dia sorang siswi sekolah akhir di SMA Cakra, namun sangat disayangkan, Vania sangat suka dengan yang berbau Bk dan hukumuman, jika siswa lain menjauhinya maka, ia akan mendekat. Vania, dia memiliki seribu misteri dalam hidupnya, memiliki lika-liku hidup yang tak akan tertebak. Awal...
Delilah
99      39     0     
Romance
Delilah Sharma Zabine, gadis cantik berkerudung yang begitu menyukai bermain alat musik gitar dan memiliki suara yang indah nan merdu. Delilah memiliki teman sehidup tak semati Fabian Putra Geovan, laki-laki berkulit hitam manis yang humoris dan begitu menyayangi Delilah layaknya Kakak dan Adik kecilnya. Delilah mempunyai masa lalu yang menyakitkan dan pada akhirnya membuat Ia trauma akan ses...
Without Guileless
16      9     0     
Mystery
Malam itu ada sebuah kasus yang menghebohkan warga setempat, polisi cepat-cepat mengevakuasi namun, pelaku tidak ditemukan. Note : Kita tidak akan tahu, jati diri seseorang hingga kita menjalin hubungan dengan orang itu. Baik sebuah hubungan yang tidak penting hingga hubungan yang serius
Intuisi
47      14     0     
Romance
Yang dirindukan itu ternyata dekat, dekat seperti nadi, namun rasanya timbul tenggelam. Seakan mati suri. Hendak merasa, namun tak kuasa untuk digapai. Terlalu jauh. Hendak memiliki, namun sekejap sirna. Bak ditelan ombak besar yang menelan pantai yang tenang. Bingung, resah, gelisah, rindu, bercampur menjadi satu. Adakah yang mampu mendeskripsikan rasaku ini?
dr. romance
734      435     3     
Short Story
melihat dan merasakan ucapan terimakasih yang tulus dari keluarga pasien karena berhasil menyelamatkan pasien.membuatnya bangga akan profesinya menjadi seorang dokter.