| Title | : Selamat Tinggal Sayang |
| Category | : Short Story |
| Language | : Bahasa Indonesia |
| Published | : Feb 2019 |
| Total Hits | : 13 |
| Total Readers | : 13 |
| Total Likes | : 0 |
| Status | : Completed |
| Total Pages | : 2 |
| Rating | : - |
| Written by | : sisiaprily |
Descriptions
Cinta tak harus memiliki, itu yang aku yakini. Karna sekarang aku harus melepaskan cintaku untuk orang lain.
Similar Tags
Sebuah Jawaban
15
14
0
Short Story
Aku hanya seorang gadis yang terjebak dalam sebuah luka yang kuciptakan sendiri. Sayangnya perasaan ini terlalu menyenangkan sekaligus menyesakkan.
"Jika kau hanya main-main, sebaiknya sudahi saja."
Aku perlu jawaban untuk semua perlakuannya padaku.
He or Them?
13
13
0
Short Story
Shouta terlihat pintar, tampan dan baik hati ... tapi, Amane merasa sangat sulit menaklukkannya. Sedangkan pria-pria yang tak diinginkan Amane berjejer di depan kelas membawa spanduk bertuliskan berbagai pernyataan cinta para pria itu untuknya.
Mana yang akan dipilih Amane?
300 Ribu
14
14
0
Short Story
Yoga bimbang. Dengan uang 300 ribu dari ibu kosnya, jaminannya ia harus mencoblos pasangan capres nomor 3 itu, maka ia bisa mentraktir kekasihnya.
Politikus adalah pembohong. Tetapi, apakah Yoga akan tahan godaan dari uang itu?
Desa Lara
16
16
0
Short Story
Sebuah kisah ringkas tentang perjuangan dan pengorbanan. Sebuah kisah ringkas tentang mimpi dan cita-cita. Sebuah kisah ringkas tentang kekuatan aksara.
Itik Ingin Menjadi Angsa
14
14
0
Short Story
Sebuah kisah kanak-kanak yang membuatmu sadar bahwa ada hal yang tidak bisa diubah sekalipun dengan bersusah-payah.
Kata Tanpa Nyawa
12
11
0
Short Story
Cahaya bulan yang pecah berserak telah dikumpulkan, menjadi letera yang memperjelas dosa di bawah cahaya : Kamu orang yang salah, tapi jatuh cinta padamu adalah hal yang benar.
Sad Symphony
10
10
0
Short Story
Aku ingin kamu ada dalam simfoni hidupku. Tapi kamu enggan. Aku bisa apa?
Lara Merindu
11
11
0
Short Story
Aku kembali hanya menatap punggungmu yang dengan mudah kutemukan diantara kerumunan para siswa pada pintu gerbang pulang. Aku kembali menghembuskan nafas lega, tatkala tubuhmu sudah memasuki angkot yang memang mangkal didepan sekolahmu.
Seperti hari-hari kemarin, aku mengikuti angkot yang kau tumpangi dengan motorku. Aku hanya ingin memastikan kau baik-baik saja, meskipun aku telah meremukkan...
Something Went Wrong
Success









